Tampilkan postingan dengan label google+. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label google+. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 06 Oktober 2012
Google Memperingatkan Target Baru Cyberattack
Pada bulan Juni, banyak pengguna Google terkejut melihat tulisan yang tidak biasa di bagian atas kotak masuk Gmail mereka, di halaman home Google atau browser Chrome. "Peringatan: Kami percaya hal ini disponsori negara penyerang yang mungkin mencoba untuk berkompromi dengan akun atau komputer Anda."
Pada hari Selasa, lebih dari puluhan ribu pengguna Google mulai melihat pesan tersebut. Google mengatakan bahwa sejak saat itu mulai memperingatkan pengguna untuk serangan berbahaya yang mungkin disponsori negara seperti yang terjadi pada aktivitas serangan pada bulan Juni lalu , dimana telah mengambil lebih dari ribuan contoh cyberattacks yang telah diantisipasi.
Mike Wiacek, seorang manajer di tim keamanan informasi Google, mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Selasa bahwa sejak Google mulai memperingatkan pengguna untuk serangan yang disponsori negara tiga bulan yang lalu, hal itu telah mengumpulkan intelijen baru tentang metode serangan dan kelompok yang mengerahkan mereka. Dia mengatakan Google menggunakan informasi tersebut untuk memperingatkan "puluhan ribu pengguna baru" bahwa mereka mungkin menjadi sasaran.
Beberapa orang, terutama banyak dari mereka adalah wartawan Amerika dan ahli kebijakan luar negeri telah menulis hal tersebut ke Twitter yang mengatakan mereka telah melihat peringatan itu. Nuh Schactman, editor keamanan nasional Wired blog dalam tweetnya : "Aku baru saja mendapat pemberitahuan dari Google 'Anda mungkin menjadi korban dari serangan yang disponsori negara.' Daveed Gartenstein-Ross, seorang ahli senior di Yayasan untuk Pertahanan Demokrasi, juga melaporkan mendapatkan pesan . Hal yang sama terjadi pada Joshua Foust, seorang pejabat di Proyek Keamanan Amerika, sebuah organisasi penelitian nirlaba, yang telah banyak menulis tentang Afghanistan.
Mr Wiacek mencatat bahwa Google telah melihat peningkatan aktivitas yang disponsori negara yang datang dari Timur Tengah. Ia menolak untuk menyebut negara-negara tertentu, tetapi ia mengatakan, kegiatan itu berasal dari wilayah tersebut.
Mereka temuan pelacakan dengan penemuan terbaru oleh peneliti keamanan yang negara Timur Tengah, termasuk Iran, Qatar, Uni Emirat Arab dan Bahrain, telah menggunakan spyware untuk memantau warga dan aktivis di luar negeri.
Pekan lalu, beberapa bank Amerika mendapatkan serangan cyber oleh hacker yang mengklaim berhubungan dengan Timur Tengah. Peneliti keamanan mengatakan mereka telah melihat peningkatan serangan cyber yang berasal dari wilayah tersebut. "Kami benar-benar telah melihat aktivitas lebih di Timur Tengah, dan khususnya Iran telah semakin aktif karena mereka membangun cybercapabilities mereka," kata George Kurtz, presiden CrowdStrike, sebuah perusahaan keamanan komputer, dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Wiacek mengatakan ada beberapa langkah bagi pengguna Google, terutama mereka yang mendapatkan peringatan tersebut, untuk melindungi diri mereka sendiri, seperti mengubah password akun e-mail, memungkinkan dua langkah layanan otentikasi Google dan menjalankan pembaruan perangkat lunak.
Minggu, 16 September 2012
Emerging markets mendorong Google+
Berdasarkan laporan GlobalWebIndex, Social Platform Adoption Trends 2012, Google+ kini memiliki 336 juta pengguna aktif, meningkat 58% dalam enam bulan terakhir. China, India dan Indonesia mendominasi penggunaan dan, secara global, 120 juta pengguna aktif telah berbagi foto melalui platform Google+, sedangkan 108 juta telah mengklik +1.
Poin riset tersebut menunjukkan bahwa pasar negara berkembang mendominasi angka pertumbuhan untuk jejaring sosial dengan nama besar, dengan Indonesia, China, Korea Selatan, Filipina dan Rusia lima pasar teratas untuk aktivitas di profil sosial.
Pertumbuhan Facebook kini sepenuhnya didorong oleh pengguna baru seperti Brazil dan India, di mana media sosial telah menjadi pasar massal dan penetrasi online meningkat pesat. Telah ada penurunan baru-baru ini di Amerika Serikat dan negara lainnya seperti Swedia, Hong Kong dan Singapura, demikian menurut GlobalWebIndex .
Sabtu, 11 Agustus 2012
Pegawai Google yang Meninggal Tetap Menerima Gaji Hingga 10 Tahun
Biasanya, ketika seorang pegawai meninggal, pihak perusahaan akan memberikan santunan kepada pihak keluarga. Besarnya santunan pun cukup bervariasi. Bisa dua atau tiga kali gaji, bisa juga hampir sepuluh kali gaji. Namun hal berbeda dilakukan oleh Google. Mereka bahkan tetap memberikan 50 persen gaji hingga sepuluh tahun ke depan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Chief People Officer Google, Laszlo Block dalam sebuah sesi wawancara dengan Forbes. Belum cukup sampai di situ. Setiap anak dari pegawai Google tersebut juga bakal memperoleh dana sebesar 1.000 USD per bulannya hingga berusia 19 tahun atau 23 tahun untuk seorang mahasiswa.
Bock mengatakan bahwa tidak ada persyaratan khusus untuk memperoleh santunan dari Google tersebut. Selama pegawai tersebut adalah pegawai Google, maka pihak keluarga berhak untuk memperoleh santunan tersebut. Saat ini, pegawai tertua yang bekerja di Google adalah seorang berusia 83 tahun.
Dia mengatakan bahwa melakukan hal yang membantu pegawai ujung-ujungnya juga akan membantu pihak perusahaan. Dalam sebuah penelitian, program serupa yang dilakukan oleh Google akan memberikan peningkatan performa pekerja.
Source: http://money.cnn.com/2012/08/09/technology/google-death-benefits/index.html
Hal tersebut diungkapkan oleh Chief People Officer Google, Laszlo Block dalam sebuah sesi wawancara dengan Forbes. Belum cukup sampai di situ. Setiap anak dari pegawai Google tersebut juga bakal memperoleh dana sebesar 1.000 USD per bulannya hingga berusia 19 tahun atau 23 tahun untuk seorang mahasiswa.
Bock mengatakan bahwa tidak ada persyaratan khusus untuk memperoleh santunan dari Google tersebut. Selama pegawai tersebut adalah pegawai Google, maka pihak keluarga berhak untuk memperoleh santunan tersebut. Saat ini, pegawai tertua yang bekerja di Google adalah seorang berusia 83 tahun.
Dia mengatakan bahwa melakukan hal yang membantu pegawai ujung-ujungnya juga akan membantu pihak perusahaan. Dalam sebuah penelitian, program serupa yang dilakukan oleh Google akan memberikan peningkatan performa pekerja.
Source: http://money.cnn.com/2012/08/09/technology/google-death-benefits/index.html
Rabu, 08 Agustus 2012
Main Basket Ball di Google Doodle
Sudah coba buka Google dari komputer kamu? logo google hari ini bertema Basket Ball, dan ternyata ini bisa dimainkan loh. Lumayan seru dan asyik permainannya. Ayo mainkan, seberapa banyak kamu bisa memasukkan bola ke keranjang....lebih seru lagi seandainya Google memberikan hadiah buat yang mendapat skor tertinggi.......hehehe......
Selasa, 17 Juli 2012
Teknologi Terbaru Dari Laboratorium Rahasia Google
Siapa yang tak kenal Google, Perusahaan mesin pencari terbesar seantero jagat maya dengan miliaran halaman web, pemetaan interaktif yang disediakan oleh satelit dan fotografi angkasa meliputi seluruh planet Bumi, dan perusahaan terbaik di dunia yang ditempati oleh orang-orang pilihan yang memiliki etos kerja yang tinggi, plus hasil kerja yang bisa dijadikan produk andalan berkualitas.
Google dikabarkan menyimpan sebuah laboratorium yang di dalamnya terdapat beberapa teknologi masa depan. Di laboratorium rahasia itu tersimpan antara lain, elevator luar angkasa, mobil tanpa sopir, telekonferensi dengan robot, hingga robot yang dapat berlari dengan bebas. Itu semua ada dalam laboratorium rahasia Google: Google X.
Meskipun sebagian besar ide-ide tersebut masih dalam tahap konseptual, dua orang pengarah proyek ini mengatakan, satu produk akan dirilis pada akhir tahun ini. Tapi sayangnya tidak disampaikan apa yang akan dirilis nanti.
“Mereka sudah (mencapai) sangat jauh dari sekarang ini, Google bukan perusahaan biasa, mengumpulkan data yang ada di dunia. Sekarang, bisa saja mereka mengumpulkan data system tata surya,” ujar pendiri Heartland Robotics, yang juga profesor emeritus dari MIT di bidang Laboratorium Intelijen dan Ilmu Komputer Buatan, Rodney Brooks.
Bagi sebagian besar perusahaan di Silicon Valley, inovasi berarti mengembangkan aplikasi online atau menambah penghasilan dari iklan. Tapi Google melihatnya secara berbeda. Walau sudah menjadi perusahaan besar, laboratorium tersebut menggambarkan ambisi Google untuk menjadi sebuah tempat penciptaan terobosan baru dan pengembangan penelitian, seusai tradisi Xerox PARC.
Seperti diketahui, Xerox PARC (Palo Alto Research Center) merupakan laboratorium pengembangan yang dimiliki Xerox, untuk mengembangkan PC modern pada 1970-an. Pendiri Apple Steve Jobs juga disebut mencuri sejumlah ide yang didapatnya saat mengunjungi Xerox PARC. Steve Jobs pun mengakui inspirasi yang didapat dari Xerox PARC, dalam buku biografi yang ditulis Walter Isaacson.
Juru bicara Google, Jill Hazelbaker, menolak berkomentar soal laboratorium. Jill hanya mengatakan bahwa proyek spekulatif (spekulasi teknologi masa depan) merupakan bagian penting dari DNA Google. "Saat semua kemungkinan menjadi sangat menarik, tolong diingat bahwa jumlah yang terlibat sangat kecil jika dibandingkan dengan investasi yang ada dalam bisnis inti kami."
Perkembangan perusahaan Google saat ini sangat melesat jauh dibandingkan kemunculannya pertama kali. Proyek-proyek jenius tersusun dalam rak kerja para pegawai Google, yang menggunakan teknik kecerdasan buatan dan mesin pembelajaran dalam algoritma pencarian. Satu contoh akan ide ‘gila’ Google adalah membuat elevator ke ruang angkasa.
Pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page, dikabarkan mengembangkan ide-ide tersebut saat masih bekerja di Google X, dan sebelum menjadi Chief Executive di April lalu.
Teknologi baru yang dikembangkan adalah, bagaimana menghubungkan benda-benda dari jarak jauh dengan bantuan teknologi. Seperti mobil tanpa sopir atau telekonferensi robot.
Kabarnya, dunia robotik sudah dilirik Google dan menjadi tujuan perusahaan ini di masa depan. Para insinyur dari universitas terkemuka sudah direkrut Google menjadi pegawainya, dan diberi kesempatan untuk mengeluarkan ide-ide brilliant mereka untuk perusahaan. Kabar tersebut semakin kencang tersiar, saat Sergey Brin mengikuti suatu konferensi melalui sebuah robot pada bulan Mei.
Google berencana untuk mengembangkan teknologi yang menghubungkan langsung benda-benda ke koneksi internet. Secara terbuka pada konferensi pengembang perangkat lunak bulan Mei lalu, Google mengabarkan bahwa timnya akan memperkenalkan bola lampu yang terkoneksi internet, yang dapat dikendalikan menggunakan perangkat Android secara nirkabel, akhir tahun ini.
Salah satu insinyur yang akrab dengan Google X mengatakan proyek ini dijalankan secara misterius. Dengan dua kantor, satu ruangan untuk logistik, kantor menyerupai kampus dengan pemandangan pegunungan. Satu kantor lagi khusus untuk robot, di sebuah lokasi rahasia, Google benar-benar menyimpan rapat informasi mengenai lab ini.
Semua inovasi dalam bidang teknologi tersebut dibuat Google secara diam-diam dan jauh dari publisitas. Sama misteriusnya seperti CIA, laboratorium Google X sendiri tidak diketahui berada disudut Silicon Valley bagian mana.
Insinyur perangkat lunak yang bekerja di Google X berkolaborasi dengan insinyur listrik, bereksperimen dengan peralatan robotik yang canggih. Para insinyur tersebut disewa Google dari perusahaan dan universitas iptek ternama seperti Microsoft, Nokia, Stanford, MIT, Carnegie Mellon, dan Universitas New York.
Kabarnya, laboratorium tersebut dipimpin oleh Sebastian Thrun, salah satu ahli dunia robotika dan inteligensia buatan, yang mengajar ilmu komputer di Universitas Stanford. Thrun juga yang disebut telah menciptakan mobil pertama tanpa sopir di dunia.
Kemudian di Google X, terdapat juga Andrew Ng, seorang profesor Universitas Stanford yang mengkhususkan diri dalam menerapkan neuroscience untuk kecerdasan buatan untuk mengajarkan robot dan mesin untuk beroperasi seperti orang. Juga Johnny Chung Lee, seorang spesialis dalam interaksi manusia-komputer.
Apa alasan Google merahasiakan ini? Larry Page mengungkapkan sedikit jawabannya: "Ada beberapa proyek spekulatif yang dilakukan, tapi kami sangat berhati-hati dalam mengendalikan uang para pemegang saham," ucap Page kepada para analis di bulan Juli. "Kami tak akan bertaruh dalam hal ini," lanjutnya.
Google dikabarkan menyimpan sebuah laboratorium yang di dalamnya terdapat beberapa teknologi masa depan. Di laboratorium rahasia itu tersimpan antara lain, elevator luar angkasa, mobil tanpa sopir, telekonferensi dengan robot, hingga robot yang dapat berlari dengan bebas. Itu semua ada dalam laboratorium rahasia Google: Google X.
Meskipun sebagian besar ide-ide tersebut masih dalam tahap konseptual, dua orang pengarah proyek ini mengatakan, satu produk akan dirilis pada akhir tahun ini. Tapi sayangnya tidak disampaikan apa yang akan dirilis nanti.
“Mereka sudah (mencapai) sangat jauh dari sekarang ini, Google bukan perusahaan biasa, mengumpulkan data yang ada di dunia. Sekarang, bisa saja mereka mengumpulkan data system tata surya,” ujar pendiri Heartland Robotics, yang juga profesor emeritus dari MIT di bidang Laboratorium Intelijen dan Ilmu Komputer Buatan, Rodney Brooks.
Bagi sebagian besar perusahaan di Silicon Valley, inovasi berarti mengembangkan aplikasi online atau menambah penghasilan dari iklan. Tapi Google melihatnya secara berbeda. Walau sudah menjadi perusahaan besar, laboratorium tersebut menggambarkan ambisi Google untuk menjadi sebuah tempat penciptaan terobosan baru dan pengembangan penelitian, seusai tradisi Xerox PARC.
Seperti diketahui, Xerox PARC (Palo Alto Research Center) merupakan laboratorium pengembangan yang dimiliki Xerox, untuk mengembangkan PC modern pada 1970-an. Pendiri Apple Steve Jobs juga disebut mencuri sejumlah ide yang didapatnya saat mengunjungi Xerox PARC. Steve Jobs pun mengakui inspirasi yang didapat dari Xerox PARC, dalam buku biografi yang ditulis Walter Isaacson.
Juru bicara Google, Jill Hazelbaker, menolak berkomentar soal laboratorium. Jill hanya mengatakan bahwa proyek spekulatif (spekulasi teknologi masa depan) merupakan bagian penting dari DNA Google. "Saat semua kemungkinan menjadi sangat menarik, tolong diingat bahwa jumlah yang terlibat sangat kecil jika dibandingkan dengan investasi yang ada dalam bisnis inti kami."
Perkembangan perusahaan Google saat ini sangat melesat jauh dibandingkan kemunculannya pertama kali. Proyek-proyek jenius tersusun dalam rak kerja para pegawai Google, yang menggunakan teknik kecerdasan buatan dan mesin pembelajaran dalam algoritma pencarian. Satu contoh akan ide ‘gila’ Google adalah membuat elevator ke ruang angkasa.
Pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page, dikabarkan mengembangkan ide-ide tersebut saat masih bekerja di Google X, dan sebelum menjadi Chief Executive di April lalu.
Teknologi baru yang dikembangkan adalah, bagaimana menghubungkan benda-benda dari jarak jauh dengan bantuan teknologi. Seperti mobil tanpa sopir atau telekonferensi robot.
Kabarnya, dunia robotik sudah dilirik Google dan menjadi tujuan perusahaan ini di masa depan. Para insinyur dari universitas terkemuka sudah direkrut Google menjadi pegawainya, dan diberi kesempatan untuk mengeluarkan ide-ide brilliant mereka untuk perusahaan. Kabar tersebut semakin kencang tersiar, saat Sergey Brin mengikuti suatu konferensi melalui sebuah robot pada bulan Mei.
Google berencana untuk mengembangkan teknologi yang menghubungkan langsung benda-benda ke koneksi internet. Secara terbuka pada konferensi pengembang perangkat lunak bulan Mei lalu, Google mengabarkan bahwa timnya akan memperkenalkan bola lampu yang terkoneksi internet, yang dapat dikendalikan menggunakan perangkat Android secara nirkabel, akhir tahun ini.
Salah satu insinyur yang akrab dengan Google X mengatakan proyek ini dijalankan secara misterius. Dengan dua kantor, satu ruangan untuk logistik, kantor menyerupai kampus dengan pemandangan pegunungan. Satu kantor lagi khusus untuk robot, di sebuah lokasi rahasia, Google benar-benar menyimpan rapat informasi mengenai lab ini.
Semua inovasi dalam bidang teknologi tersebut dibuat Google secara diam-diam dan jauh dari publisitas. Sama misteriusnya seperti CIA, laboratorium Google X sendiri tidak diketahui berada disudut Silicon Valley bagian mana.
Insinyur perangkat lunak yang bekerja di Google X berkolaborasi dengan insinyur listrik, bereksperimen dengan peralatan robotik yang canggih. Para insinyur tersebut disewa Google dari perusahaan dan universitas iptek ternama seperti Microsoft, Nokia, Stanford, MIT, Carnegie Mellon, dan Universitas New York.
Kabarnya, laboratorium tersebut dipimpin oleh Sebastian Thrun, salah satu ahli dunia robotika dan inteligensia buatan, yang mengajar ilmu komputer di Universitas Stanford. Thrun juga yang disebut telah menciptakan mobil pertama tanpa sopir di dunia.
Kemudian di Google X, terdapat juga Andrew Ng, seorang profesor Universitas Stanford yang mengkhususkan diri dalam menerapkan neuroscience untuk kecerdasan buatan untuk mengajarkan robot dan mesin untuk beroperasi seperti orang. Juga Johnny Chung Lee, seorang spesialis dalam interaksi manusia-komputer.
Apa alasan Google merahasiakan ini? Larry Page mengungkapkan sedikit jawabannya: "Ada beberapa proyek spekulatif yang dilakukan, tapi kami sangat berhati-hati dalam mengendalikan uang para pemegang saham," ucap Page kepada para analis di bulan Juli. "Kami tak akan bertaruh dalam hal ini," lanjutnya.
Senin, 02 Juli 2012
Google Now, Aplikasi Asisten Mirip Apple Siri Di Android
Setelah Apple membeli Siri beberapa tahun yang lalu, banyak menganggap itu adalah langkah pertama perusahaan dalam pertempuran melawan bisnis pencarian Google.
Google benar-benar memanfaatkan momen di ajang Google I/O Conference dengan melakukan ‘show of force’ jajaran produk seperi Google Nexus 7, Nexus Q, Android 4.1 Jelly Bean dan Google Glass.
Bersama dengan munculnya Android 4.1 Jelly Bean, Google memperkenalkan sebuah fitur baru serupa aplikasi asisten Apple Siri yang diberi nama Google Now. Google Now ini merupakan salah satu bentuk perlawanan Google untuk bersaing dengan Apple Siri. Seperti apakah fitur Google Now?
Berbeda dengan Apple Siri atau Samsung S Voice, Google Now merupakan ekspansi dari layanan Google Search yang memiliki kemampuan cerdas dengan menambahkan aneka macam ‘card‘ atau kartu yang akan membantu pengguna untuk memantau cuaca, menunjukan lokasi dan rekomendasi tempat yang sebaiknya dikunjungi pengguna. Sistem ini mirip sebuah add-on atau plug-in yang dapat ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan.
Apabila Siri menggunakan Wolfram Alpha sebagai 'otaknya', aplikasi Google Now ini akan memaksimalkan fungsi dari mesin pencari Google dalam menjawab dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna handset.
Seperti halnya Siri yang dapat menuntun pengemudi mobil untuk mendapatkan akses tercepat dan peta suatu wilayah, Google Now ini juga dapat melakukan hal yang sama dan menganjurkan pengemudi untuk melewati jalan lain ketika jalan yang akan dilaluinya sedang terjadi kemacetan. Menurut penjelasan Google yang dikutip oleh Forbes.com, Google Now ini memang sangat mirip dengan asisten pribadi asli pada umumnya.
Selain menggunakan mesin pencari Google, Google Now ini juga menggunakan satu produk yang bulan lalu telah diluncurkan Google yaitu Google Knowledge Graph.
Fitur canggih Google Now ini dapat diakses dari lockscreen atau melalui widget Google Search, kemudian pengguna akan disuguhi search bar sederhana yang siap untuk menerima pertanyaan atau perintah suara.
Pada awal kehadirannya, Google Now menghadirkan 10 card antara lain :
-Traffic, untuk membantu pengguna untuk mencapai tempat yang diinginkan, fungsinya mirip GPS.
-Public Transit, menghadirkan informasi tentang tempat transit kendaraan umum seperti terminal, halte bus dan lain sebagainya.
-Next Appointment, berfungsi seperti reminder yang akan mengingatkan pengguna terhadap janji yang dibuat serta menandai lokasi terkait di peta.
-Flights, menghadirkan informasi jadwal penerbangan.
-Sports, menghadirkan informasi up-to-date seputar dunia olahraga.
-Places, membantu pengguna menemukan restoran atau hotel disekitar tempat wisata yang dikunjungi serta menambahkan review mengenai tempat tersebut.
-Weather, menghadirkan informasi cuaca tempat tinggal pengguna.
-Translation, kamus online berbasis Google Translate.
-Currency, menghadirkan informasi mengenai kurs mata uang berbagai negara.
-Time at Home, menghadirkan informasi waktu saat pengguna berada di zona waktu lain.
Seperti halnya Nexus 7 dan Jelly Bean, Google berencana merilis Google Now ini di bulan Juli 2012.
Google benar-benar memanfaatkan momen di ajang Google I/O Conference dengan melakukan ‘show of force’ jajaran produk seperi Google Nexus 7, Nexus Q, Android 4.1 Jelly Bean dan Google Glass.
Bersama dengan munculnya Android 4.1 Jelly Bean, Google memperkenalkan sebuah fitur baru serupa aplikasi asisten Apple Siri yang diberi nama Google Now. Google Now ini merupakan salah satu bentuk perlawanan Google untuk bersaing dengan Apple Siri. Seperti apakah fitur Google Now?
Berbeda dengan Apple Siri atau Samsung S Voice, Google Now merupakan ekspansi dari layanan Google Search yang memiliki kemampuan cerdas dengan menambahkan aneka macam ‘card‘ atau kartu yang akan membantu pengguna untuk memantau cuaca, menunjukan lokasi dan rekomendasi tempat yang sebaiknya dikunjungi pengguna. Sistem ini mirip sebuah add-on atau plug-in yang dapat ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan.
Apabila Siri menggunakan Wolfram Alpha sebagai 'otaknya', aplikasi Google Now ini akan memaksimalkan fungsi dari mesin pencari Google dalam menjawab dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna handset.
Seperti halnya Siri yang dapat menuntun pengemudi mobil untuk mendapatkan akses tercepat dan peta suatu wilayah, Google Now ini juga dapat melakukan hal yang sama dan menganjurkan pengemudi untuk melewati jalan lain ketika jalan yang akan dilaluinya sedang terjadi kemacetan. Menurut penjelasan Google yang dikutip oleh Forbes.com, Google Now ini memang sangat mirip dengan asisten pribadi asli pada umumnya.
Selain menggunakan mesin pencari Google, Google Now ini juga menggunakan satu produk yang bulan lalu telah diluncurkan Google yaitu Google Knowledge Graph.
Fitur canggih Google Now ini dapat diakses dari lockscreen atau melalui widget Google Search, kemudian pengguna akan disuguhi search bar sederhana yang siap untuk menerima pertanyaan atau perintah suara.
Pada awal kehadirannya, Google Now menghadirkan 10 card antara lain :
-Traffic, untuk membantu pengguna untuk mencapai tempat yang diinginkan, fungsinya mirip GPS.
-Public Transit, menghadirkan informasi tentang tempat transit kendaraan umum seperti terminal, halte bus dan lain sebagainya.
-Next Appointment, berfungsi seperti reminder yang akan mengingatkan pengguna terhadap janji yang dibuat serta menandai lokasi terkait di peta.
-Flights, menghadirkan informasi jadwal penerbangan.
-Sports, menghadirkan informasi up-to-date seputar dunia olahraga.
-Places, membantu pengguna menemukan restoran atau hotel disekitar tempat wisata yang dikunjungi serta menambahkan review mengenai tempat tersebut.
-Weather, menghadirkan informasi cuaca tempat tinggal pengguna.
-Translation, kamus online berbasis Google Translate.
-Currency, menghadirkan informasi mengenai kurs mata uang berbagai negara.
-Time at Home, menghadirkan informasi waktu saat pengguna berada di zona waktu lain.
Seperti halnya Nexus 7 dan Jelly Bean, Google berencana merilis Google Now ini di bulan Juli 2012.
Jumat, 29 Juni 2012
Google Luncurkan Nexus 7 Tablet Android Jelly Bean Terbaru
Google kembali menggebrak dengan meluncurkan produk tablet Nexus 7 inci yang akan menjadi perangkat pertama menggunakan Android 4.1 Jelly Bean, dengan spesifikasi yang berkualitas dan layar HD resolusi 1280×800 HD display (216 ppi) dengan Back-lit IPS display dan Corning Glass yang tahan gores namun dengan harga yang cukup murah 199 USD atau sekitar 1.9 jutaan .
Tablet ini sudah dibekali sistem operasi Android Jelly Bean versi 4.1 terbaru yang menjanjikan performa lebih halus dan lebih cepat. Memori RAM Nexus 7 adalah 1 GB dan dilengkapi kapasitas penyimpanan 8 atau 16 GB. Lalu prosesornya pun sudah menggunakan NVIDIA Tegra 3 yang sudah merupakan prosesor Quad Core bahkan tablet ini juga sudah dilengkapi NFC. Batere Tablet ini pun cukup memadai dengan 4325 mAh yang bisa mengakomodasi 8 jam penggunaan. Tablet ini pun sudah dilengkapi oleh konektivitas Bluetooth dan micro USB. Tablet baru ini sekarang tersedia untuk pre-order langsung dari Google dan mulai pengiriman sekitar peluncuran Jelly Bean.
Nexus 7 terdengar seperti perangkat besar, dan diberi harga yang rendah, integrasi yang erat ke dalam Google Play Store dan spesifikasi mengesankan, perangkat ini bisa menjadi tablet Android paling sukses.
Tablet ini sudah dibekali sistem operasi Android Jelly Bean versi 4.1 terbaru yang menjanjikan performa lebih halus dan lebih cepat. Memori RAM Nexus 7 adalah 1 GB dan dilengkapi kapasitas penyimpanan 8 atau 16 GB. Lalu prosesornya pun sudah menggunakan NVIDIA Tegra 3 yang sudah merupakan prosesor Quad Core bahkan tablet ini juga sudah dilengkapi NFC. Batere Tablet ini pun cukup memadai dengan 4325 mAh yang bisa mengakomodasi 8 jam penggunaan. Tablet ini pun sudah dilengkapi oleh konektivitas Bluetooth dan micro USB. Tablet baru ini sekarang tersedia untuk pre-order langsung dari Google dan mulai pengiriman sekitar peluncuran Jelly Bean.
Nexus 7 terdengar seperti perangkat besar, dan diberi harga yang rendah, integrasi yang erat ke dalam Google Play Store dan spesifikasi mengesankan, perangkat ini bisa menjadi tablet Android paling sukses.
Sabtu, 16 Juni 2012
Google PageSpeed Insights, Layanan Untuk Meninjau Kualitas Kecepatan Website
Versi baru PageSpeed Insights dari Google, baru saja keluar beberapa hari lalu. Ini adalah layanan (via web) untuk meninjau kualitas kecepatan website, dengan dimoderasi aturan dari Google. PageSpeed Insights menganalisis konten halaman web, kemudian menghasilkan saran untuk membuat halaman yang lebih cepat. Mengurangi waktu buka halaman dapat mengurangi tingkat bouncing dan meningkatkan tingkat konversi.
Memang banyak aplikasi sejenis, seperti YSlow. Tapi saya lebih suka PageSpeed Insights karena tidak memerlukan browser extension. Bagi anda yang ingin mencoba layanan ini, silahkan kunjungi halaman google developer. https://developers.google.com/speed/pagespeed/insights
Memang banyak aplikasi sejenis, seperti YSlow. Tapi saya lebih suka PageSpeed Insights karena tidak memerlukan browser extension. Bagi anda yang ingin mencoba layanan ini, silahkan kunjungi halaman google developer. https://developers.google.com/speed/pagespeed/insights
Selasa, 17 April 2012
Google Drive, Layanan Simpan Data Gratis Hingga 5 GB Melebihi Dropbox
Di tengah popularitas Dropbox, Sugarsync, dan Box.net yang kian merajalela, Google rupanya ingin ikut meramaikan layanan penyimpanan data dicloud melalui Google Drive.
Di dalam Google Drive, pengguna bisa menyimpan data secara cuma-cuma hingga 5 GB dengan penambahan kapasitas akan dikenai biaya tertentu.
Kapasitas 5 GB ini menyamai ruang penyimpanan gratis yang disediakan Sugarsync dan Box.net serta melebihi penawaran Dropbox(pemimpin di pasar layanan online storage) sebesar 2 GB.
Akan tetapi, Dropbox memberikan pilihan bagi pengguna yang tidak ingin membayar biaya tambahan bila ingin menambah kapasitas. Caranya, pengguna bisa membagikan tautan referral di jejaring sosial untuk mengundang temannya mendaftar di Dropbox.
Kabar mengenai hadirnya layanan Google Drive ini telah diberitakan oleh sejumlah situs berita teknologi terkemuka. Screenshot antarmuka layanan ini diunggah di situs TalkAndroid, beberapa pekan lalu.
Di dalam antarmuka itu, tertulis slogan “All your files – everywhere” yang menyebutkan bahwa pengguna dapat menyimpan data di Google Drive, untuk kemudian mengaksesnya dari mana saja, baik lewat desktop, ponsel, tablet, maupun situs http://drive.google.com (saat ini belum bisa diakses).
Tertulis juga bahwa jika pengguna melakukan update terhadap satu file, perubahan itu langsung diaplikasikan di semua tempat penyimpanan.
Menurut situs TheNextWeb, Google Drive versi beta diperkirakan akan mulai tersedia untuk umum mulai hari Selasa atau Rabu pekan depan dengan mengakses situs drive.google.com.
Untuk login sendiri nantinya bisa dilakukan melalui akun Gmail, namun masih menampilkan error yang mengatakan Google Drive belum tersedia untuk akun tersebut. Aplikasi Google Drive ini juga mendukung layanan native untuk berkas Google seperti Gdraw dan Google Docs.
Untuk login sendiri nantinya bisa dilakukan melalui akun Gmail, namun masih menampilkan error yang mengatakan Google Drive belum tersedia untuk akun tersebut. Aplikasi Google Drive ini juga mendukung layanan native untuk berkas Google seperti Gdraw dan Google Docs.
Google Drive bakal mendukung interoperabilitas antar platform, baik di desktop (Windows dan Mac) maupun mobile (Android dan iOS). Bahkan, terdapat fasilitas penyuntingan dokumen (in-app document editing) di aplikasi Android-nya.
Sabtu, 04 Februari 2012
Mengintip Ruang Kerja Google
Pada tanggal 2/2/2012, Onno W. Purbo berkesempatan untuk mengunjungi Google Singapore yang beralamat di #30-01 Asia Square One, 8 Marina View, Singapore 018960 kalau di Google Maps kira-kira berada di koordinat 1.28392,103.851686.
Budaya Google
Kesuksesan sebuah perusahaan / kantor akan tercermin dari budaya kerjanya. Ada beberapa hal yang menarik dari Budaya Google, seperti:
Orang nomor 1 Google Singapore ternyata tidak punya ruangan khusus sendiri. Beliau satu ruangan dengan Googlers lainnya. Ini menyebabkan suasana kerja yang amat sangat demokratis sekali.
Disana sini memang ada ruangan untuk meeting atau menyendiri, jika dibutuhkan. Tapi tempat kerja bersatu.
Ruangan kerja di Google lebih mirip di sebut rumah dari pada kantor. Ada tempat nyari inspirasi, ruang gema, ruang ping pong dll. Ini menyebabkan orang dengan senang hati "nongkrong" dan "kerja" di Google.
Hampir di semua lantai ada dapur, makanan melimpah. Makan pagi, makan siang tidak perlu keluar, semua di siapkan di cafetaria.
Tidak ada pakaian yang formal yang harus dipakai untuk kerja, ada beberapa yang kerja pakai kaos dan celana pendek.
Source:
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Beberapa_Tips_dan_Tricks_dari_Google
Topik Lainnya: google, google+, komputer, sains, teknologi
Budaya Google
Kesuksesan sebuah perusahaan / kantor akan tercermin dari budaya kerjanya. Ada beberapa hal yang menarik dari Budaya Google, seperti:
Orang nomor 1 Google Singapore ternyata tidak punya ruangan khusus sendiri. Beliau satu ruangan dengan Googlers lainnya. Ini menyebabkan suasana kerja yang amat sangat demokratis sekali.
Disana sini memang ada ruangan untuk meeting atau menyendiri, jika dibutuhkan. Tapi tempat kerja bersatu.
Ruangan kerja di Google lebih mirip di sebut rumah dari pada kantor. Ada tempat nyari inspirasi, ruang gema, ruang ping pong dll. Ini menyebabkan orang dengan senang hati "nongkrong" dan "kerja" di Google.
Hampir di semua lantai ada dapur, makanan melimpah. Makan pagi, makan siang tidak perlu keluar, semua di siapkan di cafetaria.
Tidak ada pakaian yang formal yang harus dipakai untuk kerja, ada beberapa yang kerja pakai kaos dan celana pendek.
Source:
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Beberapa_Tips_dan_Tricks_dari_Google
Topik Lainnya: google, google+, komputer, sains, teknologi
Kamis, 05 Januari 2012
Google Chrome 17.0 Beta Released, Lebih Cepat & Lebih Aman
Google Chrome telah mengumumkan versi beta baru yang mempercepat favorit kedua browser dunia bahkan lebih, serta untuk meningkatkan keamanan. Menurut blog resmi Google Chrome, rilis beta baru browser Chrome, versi 17.0 beta-m .963.26 memberikan keuntungan beberapa kecepatan tambahan dengan memuat beberapa halaman web di latar belakang, bahkan sebelum Anda selesai mengetik URL di omnibox.
Anda dapat mencoba uji rilis baru dengan men-download versi beta Chrome di sini http://www.google.com/landing/chrome/beta/. Sementara ini, Chrome adalah browser favorit kedua di dunia, Google Chrome 15 mengalahkan Internet Explorer 8 sebagai versi browser yang paling populer di dunia.
Topik Lainnya: browser, google, internet, teknologi
Anda dapat mencoba uji rilis baru dengan men-download versi beta Chrome di sini http://www.google.com/landing/chrome/beta/. Sementara ini, Chrome adalah browser favorit kedua di dunia, Google Chrome 15 mengalahkan Internet Explorer 8 sebagai versi browser yang paling populer di dunia.
Topik Lainnya: browser, google, internet, teknologi
Senin, 03 Oktober 2011
Microsoft Security Essentials (MSE) Salah Identifikasi Google Chrome Sebagai Malware Trojan
Entah ini hal yang sengaja dilakukan atau tidak, Microsoft Security Essentials (MSE) mengidentifikasi Google Chrome sebagai aplikasi yang berbahaya dan kemungkinan mengandung virus trojan. Selanjutnya MSE akan menghapus aplikasi tersebut dari komputer sepenuhnya.
Pihak Microsoft mengatakan bahwa hal tersebut adalah murni sebuah kesalahan. Namun sayangnya kesalahan tersebut telah menelan banyak korban yang harus rela menginstal ulang google chromenya lagi.
Ketika dijalankan dalam sebuah komputer, Google Chrome akan dikenali sebagai malware Win32/Zbot oleh MSE. Malware ini dikenal sebagai virus trojan yang dapat mencuri password pemilik komputer, terutama pada saat mengunjungi situs-situs tertentu. Selain itu, malware ini kemungikan juga dapat mengurangi sistem keamanan dari sebuah komputer, sehingga membuatnya rawan akan serangan virus lain.Topik Lainnya: browser, internet, microsoft, google, android, smartphone, ponsel, komputer, teknologi, gadget, blackberry, iPhone, laptop, komputer tablet
Senin, 15 Agustus 2011
Google Membeli Motorola Mobility Produsen Ponsel seharga 12.5 Miliar USD
Wah benar-benar berita hot kali ini, yang menunjukkan Google memang jenius dan cepat mengambil tindakan dalam memperluas serta mempertahankan pasar ponsel dan gadget masa depan dengan membeli Motorola Mobility yang merupakan perusahaan Motorola divisi ponsel dan smartphone.
Selama ini Google hanya membuat dan mendistribusikan OS Android saja tapi memang hal ini memiliki problem di mana banyak fragmentasi terjadi karena masing-masing vendor menggunakan spesifikasi yang sungguh bervariasi serta menambahkan layer UI atau modifikasi dari OS Android standar.
Akhirnya Google barusan saja mengumumkan bahwa mereka membeli saham Motorola seharga 40 USD dengan total 12.5 miliar USD atau 100 triliunan rupiah untuk porsi 63% saham. Transaksi ini telah disetujui oleh dewan direksi kedua perusahaan.
Memang selama ini Motorola cukup memperlihatkan komitmennya dalam platform Android yang membuat Google menjadi tertarik membelinya. Dan Motorola merupakan salah satu anggota pendiri Open Handset Alliance yang menjadikan Android sebuah platform yang terbuka dan lengkap untuk perangkat mobile.
Minggu, 24 Juli 2011
Apa Itu Google Plus (Google+) dan Bagaimana Cara Daftarnya?
Google Plus (Google +) adalah jejaring sosial baru yang diluncurkan oleh raksasa internet, google. Tentu saja hal ini dilakukan untuk mengikis dominasi Facebook yang sangat berjaya di dunia jejaring sosial dalam beberapa tahun ini. Google plus sebenarnya adalah usaha kesekian google untuk melawan facebook setelah sebelumnya mencoba menelurkan google wave, google buzz dan orgut namun hal tersebut sepertinya sia-sia karena respon pengguna internet sangat minim dan nampaknya masih lebih setia menggunakan facebook daripada produk-produk google tersebut. Nah bagaimana dengan google plus ini?
Google plus ini mirip dengan Facebook. Para penggunanya bisa menulis status di Google Plus, mengunggah foto dan tautan, seperti yang biasa dilakukan di Facebook. Bedanya, Google Plus (Google+) bisa memisahkan anggota di jejaringnya dengan kelompok-kelompok. Misalnya, kelompok kerja dan kelompok rekan kerja.
Karena tidak semua hubungan kita sama. Seperti hubungan kita dengan teman pasti berbeda dengan hubungan kita dengan orang tua kita. Facebook banyak dikritik soal kelompok-kelompok itu. Banyak status pengguna yang tak ingin dilihat oleh seseorang di jaringannya. Namun sekarang Google Plus sudah menyediakan fitur tersebut.
Oleh karena itu, Google memecahkannya dengan membuat Google Plus ( Google+ ) yang memudahkan pengguna memisahkan anggota di jaringannya dalam kelompok berbeda sesuai kepentingan masing-masing.
Peluncuran Google Plus (Google+) ini menjadi pertaruhan Google untuk masuk ke pertarungan jejaring sosial. New York Times menulis Google+ sepertinya terlambat masuk ke kancah ini.
Menurut datacomScore, pada Mei tahun ini saja, sebanyak 180 juta orang mengunjungi situs Google termasuk YouTube. Angka ini memang lebih besar dari Facebook yang dikunjungi 157,2 juta orang. Namun, para Facebooker rata-rata menghabiskan waktu 375 menit. Adapun pengunjung Google hanya menghabiskan waktu 231 menit.
Lalu, bagaimana cara daftar Google Plus? Cara Daftar Google Plus ini masih menggunakan sistem invite, sepertinya belum dibuka sepenuhnya oleh google, mungkin masih tahap testing. Langsung saja bagi yang mau mendapat invite dari google, silahkan kunjungi https://services.google.com/fb/forms/googleplus/
dan masukkan nama serta email kalian disitu. Jika beruntung maka akan mendapat invite dari google. Konon kabarnya invite ini masih terbatas jumlahnya.
dan masukkan nama serta email kalian disitu. Jika beruntung maka akan mendapat invite dari google. Konon kabarnya invite ini masih terbatas jumlahnya.
Kalau tidak mendapat invite, mungkin harus nunggu bener-bener launch aja ya....
Senin, 04 Juli 2011
Mark Zuckerberg Punya Akun di Google+
CEO Facebook Mark Zuckerberg ternyata benar-benar memiliki akun di situs saingan Facebook. Zuckerberg telah mengkonfirmasi bahwa ia memang memiliki akun di jejaring sosial Google yang baru, Google+.
Brin sebenarnya punya akun di Facebook, namun dengan nama samaran (pseudonym). Sementara Google Chairman Eric Schmidt juga memiliki akun di Facebook. Tentu saja, kehadiran mereka itu tidak musti disikapi sebagai salah satu upaya memata-matai jejaring sosial milik lawan.
Adalah blogger teknologi Robert Scoble, yang berhasil mendapat konfirmasi dari Mark Zuckerberg. "Kenapa orang-orang kaget bahwa saya memiliki akun Google?" kata Zuckerberg kepada Scoble, dikutip dari situs TechCrunch.
Menurut Scoble, yang dimaksud oleh Zuckerberg dengan akun Google adalah benar-benar mengacu pada akun Google+. Di Google+ Zuckerberg berteman dengan beberapa orang, seperti salah seorang Facebook lain, Dustin Moskowitz, serta CTO Facebook Bret Taylor.
Keterusterangan Zuckerberg untuk mengakui kepemilikan akun Google+ memang sedikit beda dengan yang lain. Dua pendiri Google misalnya, Larry Page dan Sergey Brin, mereka selama ini seperti malu-malu kucing memiliki akun di Facebook.
Sabtu, 18 Juni 2011
Dengan Voice Search: Mencari di Google Tak Perlu Ngetik, Cukup Nyebut Saja
Mencari sesuatu di mesin pencari Google tak perlu lagi mengetikkan huruf. Cukup sebut saja, dan seketika itu juga muncul daftar hasil pencarian.
Fitur baru di mesin pencari Google untuk komputer desktop dan laptop tersebut diumumkan oleh Google Rabulalu. Fitur ini sudah ada pada mesin pencari Google pada ponsel berbasis Android.
Menurut Google, fitur baru tersebut akan dipasang secara bertahap di mesin pencari Google yang digunakan di seluruh dunia. Namun, fasilitas tersebut baru ada pada Google search yang dibuka dengan browser Chrome buatan Google. Untuk peramban lain seperti Firefox, Opera, Internet Explorer akan dipasang kemudian hari.
Sebagai penanda bahwa fitur itu sudah terpasang adalah gambar mikrofon di dekat bar isian pencarian.
Untuk memfungsikan, cukup klik mikrofon tersebut, lantas pengguna mengucapkan kata di depan mikrofon sungguhnya yang terpasang di komputer. Namun, kata yang diucapkan haruslah berbahasa Inggris. Bahasa lainnya masih belum tersedia.
Fitur baru di mesin pencari Google untuk komputer desktop dan laptop tersebut diumumkan oleh Google Rabulalu. Fitur ini sudah ada pada mesin pencari Google pada ponsel berbasis Android.
Menurut Google, fitur baru tersebut akan dipasang secara bertahap di mesin pencari Google yang digunakan di seluruh dunia. Namun, fasilitas tersebut baru ada pada Google search yang dibuka dengan browser Chrome buatan Google. Untuk peramban lain seperti Firefox, Opera, Internet Explorer akan dipasang kemudian hari.
Sebagai penanda bahwa fitur itu sudah terpasang adalah gambar mikrofon di dekat bar isian pencarian.
Untuk memfungsikan, cukup klik mikrofon tersebut, lantas pengguna mengucapkan kata di depan mikrofon sungguhnya yang terpasang di komputer. Namun, kata yang diucapkan haruslah berbahasa Inggris. Bahasa lainnya masih belum tersedia.
Rabu, 23 Maret 2011
Google Patenkan Google Doodle
Setelah lobi panjang selama sepuluh tahun, akhirnya Google berhasil mematenkan Google Doodle hari ini.
Google Doodle adalah versi custom dari logo Google yang biasa dipajang di bagian atas halaman depan situs Google.
Logo-logo custom itu biasanya muncul untuk merayakan hari libur dan event-event penting lain seperti pada saat Olimpiade atau pemilihan umum.
Seperti dilansir oleh situs Silicon Alley Insider, Co-founder Google Sergey Brin, adalah penemu asli Google Doodle ini.
Aplikasi paten Google Doodle ini berjudul 'Sistem dan Metode Menarik Pengguna Situs Web.
Paten ini juga mencakup sebuah metode untuk mengubah laman utama sebuah situs secara periodik, sehingga terlihat seperti sebuah jalan cerita.
Namun, metode aktual yang digambarkan dalam paten, sepertinya sama sekali tidak terlalu istimewa. Ini sama saja seperti mengubah gambar logo baru, lalu menyimpannya di server, dan mengunggahnya di server web.
Sistem paten sendiri awalnya disediakan untuk melindungi inovasi para penemu baru dari kemungkinan dicurinya ide tersebut oleh perusahaan besar.
Namun, ternyata perusahaan-perusahaan besar justru menggunakan paten untuk menghentikan kompetitornya berinovasi.
Minggu, 20 Maret 2011
Uang Pensiun CEO Google Rp905,7 Miliar
Kepala Eksekutif Korporat (CEO) Google Inc., Eric Schmidt, akan meninggalkan posisinya dengan senyum yang sangat lebar. Pasalnya, eksekutif yang sukses mengantar Google sebagai perusahaan jasa informasi internet terbesar di dunia itu akan mendapat uang "terima kasih" sebesar US$100 juta, atau sekitar Rp905,7 miliar.
Menurut jurubicara Google, Poormina Gupta - seperti dikutip harian The Wall Street Journal - penghargaan kepada Schmidt itu disebut sebagai equity award. Itu berupa bonus, penghasilan dari penjualan saham dan kepemilikan saham (stock option)m yang berhak Schmidt.
Schmidt akan pensiun sebagai CEO Google mulai 4 April mendatang. Namun dia, akan tetap terlibat di Google sebagai Ketua Eksekutif walau tidak lagi bertanggungjawab atas operasional harian perusahaan itu.
Menurut kantor berita Associated Press, Schmidt diganti oleh Larry Page, yang tak lain adalah salah seorang pendiri dan pemilik Google.
Ini kali kedua bagi Page berposisi sebagai CEO. Jabatan itu pernah dia lakoni selama tiga tahun sebelum dia mundur pada 2001. Alasannya, para investor menginginkan agar Google dikelola oleh seorang profesional yang sudah matang.
Page, yang kini berusia 37 tahun, saat itu dianggap terlalu muda untuk mengelola perusahaan sebesar Google - yang secara pesat tampil menjadi jasa penyedia informasi di internet terbesar dunia.
Maka, Page dan sesama pendiri Google lainnya, Sergey Brin, sepakat untuk merekrut Schmidt. Dia adalah seorang profesional yang telah berpengalaman di bidang teknologi informasi setelah sukses menjadi eksekutif di Sun Microsystems Inc. dan Novell Inc.
Schmidt yakin Larry sudah siap. Kini saatnya bagi dia untuk tampil lagi mengelola perusahaannya. Maka, dengan pensiunnya Schmidt menjadi CEO, Page antusias untuk membuktikan kepiawaiannya untuk menjalankan perusahaan.
Selama sepuluh tahun mengelola Google, Schmidt berperan membantu Page dan Brin mendongkrak nilai perusahaan, yang kini sebesar US$335 miliar. Apalagi, mereka bertiga adalah pemegang saham mayoritas Google sehingga masuk dalam jajaran orang-orang terkaya dunia.
Schmidt sendiri memiliki 9,2 juta lembar saham Google, yang nilainya ditaksir sebesar hampir US$5,8 miliar. Maka, Schmidt memiliki sekitar 9,6 persen pengaruh pada mekanisme pemungutan suara di antara para investor Google.
Menurut jurubicara Google, Poormina Gupta - seperti dikutip harian The Wall Street Journal - penghargaan kepada Schmidt itu disebut sebagai equity award. Itu berupa bonus, penghasilan dari penjualan saham dan kepemilikan saham (stock option)m yang berhak Schmidt.
Schmidt akan pensiun sebagai CEO Google mulai 4 April mendatang. Namun dia, akan tetap terlibat di Google sebagai Ketua Eksekutif walau tidak lagi bertanggungjawab atas operasional harian perusahaan itu.
Menurut kantor berita Associated Press, Schmidt diganti oleh Larry Page, yang tak lain adalah salah seorang pendiri dan pemilik Google.
Ini kali kedua bagi Page berposisi sebagai CEO. Jabatan itu pernah dia lakoni selama tiga tahun sebelum dia mundur pada 2001. Alasannya, para investor menginginkan agar Google dikelola oleh seorang profesional yang sudah matang.
Page, yang kini berusia 37 tahun, saat itu dianggap terlalu muda untuk mengelola perusahaan sebesar Google - yang secara pesat tampil menjadi jasa penyedia informasi di internet terbesar dunia.
Maka, Page dan sesama pendiri Google lainnya, Sergey Brin, sepakat untuk merekrut Schmidt. Dia adalah seorang profesional yang telah berpengalaman di bidang teknologi informasi setelah sukses menjadi eksekutif di Sun Microsystems Inc. dan Novell Inc.
Schmidt yakin Larry sudah siap. Kini saatnya bagi dia untuk tampil lagi mengelola perusahaannya. Maka, dengan pensiunnya Schmidt menjadi CEO, Page antusias untuk membuktikan kepiawaiannya untuk menjalankan perusahaan.
Selama sepuluh tahun mengelola Google, Schmidt berperan membantu Page dan Brin mendongkrak nilai perusahaan, yang kini sebesar US$335 miliar. Apalagi, mereka bertiga adalah pemegang saham mayoritas Google sehingga masuk dalam jajaran orang-orang terkaya dunia.
Schmidt sendiri memiliki 9,2 juta lembar saham Google, yang nilainya ditaksir sebesar hampir US$5,8 miliar. Maka, Schmidt memiliki sekitar 9,6 persen pengaruh pada mekanisme pemungutan suara di antara para investor Google.
Memodifikasi Adsense, Google Percepat Internet
Google, salah satu broker iklan terbesar di dunia maya, mengklaim telah mempercepat kinerja Internet. Peningkatan kecepatan tersebut dimungkinkan setelah mereka memperbaikin Javascript yang digunakan untuk menampilkan iklan.
Perbaikan dilakukan pada Javascript show_ads.js, yang digunakan oleh jutaan website yang memakai Google Adsense. Caranya, beban berat pada script itu ditempatkan dalam sebuah iframe. Hasilnya, browser tidak terbebani saat Javascript menentukan iklan mana yang akan ditayangkan.
“Pada pengujian, jeda waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan iklan Adsense “pada dasarnya telah hilang” dengan menggunakan teknik asynchronous loading,” sebut juru bicara Google, seperti dikutip dari The Inquirer.
Google mengklaim, waktu load halaman yang menggunakan implementasi Adsense asynchronous baru itu secara statistik tidak dapat dibedakan dengan waktu loading halaman yang tidak memiliki iklan sama-sekali.
Perbaikan terhadap teknologi penayangan iklan dapat membantu situs agar tidak kehilangan pengunjung atau kehilangan potensi pemasukan karena pengunjung memilih untuk memasang software pemblokir iklan. Bagi Google, penayangan iklan yang efisien juga penting agar pendapatan mereka dari Adsense juga tetap mengalir deras.
Seperti diketahui, pemilik situs ataupun admin website terus berjuang untuk menurunkan loading time akibat penggunaan script Adsense. Dengan langkah yang diambil Google, yakni script itu tidak membebani browser, maka load time secara keseluruhan untuk sebuah situs akan menurun.
Menurut Google, script versi terbaru itu dapat berjalan di browser seperti Internet Explorer 8, Mozilla Firefox, dan Google Chrome terbaru. Dukungan untuk browser lainnya akan disiapkan. Dan bagi para developer web, untuk menikmati peningkatan kecepatan ini, mereka hanya perlu mengganti script yang lama tanpa perlu melakukan modifikasi.
Perbaikan dilakukan pada Javascript show_ads.js, yang digunakan oleh jutaan website yang memakai Google Adsense. Caranya, beban berat pada script itu ditempatkan dalam sebuah iframe. Hasilnya, browser tidak terbebani saat Javascript menentukan iklan mana yang akan ditayangkan.
“Pada pengujian, jeda waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan iklan Adsense “pada dasarnya telah hilang” dengan menggunakan teknik asynchronous loading,” sebut juru bicara Google, seperti dikutip dari The Inquirer.
Google mengklaim, waktu load halaman yang menggunakan implementasi Adsense asynchronous baru itu secara statistik tidak dapat dibedakan dengan waktu loading halaman yang tidak memiliki iklan sama-sekali.
Perbaikan terhadap teknologi penayangan iklan dapat membantu situs agar tidak kehilangan pengunjung atau kehilangan potensi pemasukan karena pengunjung memilih untuk memasang software pemblokir iklan. Bagi Google, penayangan iklan yang efisien juga penting agar pendapatan mereka dari Adsense juga tetap mengalir deras.
Seperti diketahui, pemilik situs ataupun admin website terus berjuang untuk menurunkan loading time akibat penggunaan script Adsense. Dengan langkah yang diambil Google, yakni script itu tidak membebani browser, maka load time secara keseluruhan untuk sebuah situs akan menurun.
Menurut Google, script versi terbaru itu dapat berjalan di browser seperti Internet Explorer 8, Mozilla Firefox, dan Google Chrome terbaru. Dukungan untuk browser lainnya akan disiapkan. Dan bagi para developer web, untuk menikmati peningkatan kecepatan ini, mereka hanya perlu mengganti script yang lama tanpa perlu melakukan modifikasi.
Langganan:
Postingan (Atom)





















