jQuery Fundamental adalah sebuah situs untuk mempelajari dasar-dasar pemrograman menggunakan jQuery. Dirancang untuk membuat Anda nyaman bekerja melalui masalah umum dimana Anda akan diminta untuk memecahkannya menggunakan jQuery. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari situs ini, Anda akan membaca berbagai bab dan mencoba contoh interaktif. Setiap bab akan mencakup konsep dan memberi Anda kesempatan untuk mencoba contoh kode yang terkait dengan konsep tersebut.
Sangat disarankan menggunakan situs ini dengan browser Chrome atau browser lain yang mendukung fitur JavaScript modern dan termasuk alat pengembang yang baik.
Menggunakan editor built-in
Sebagian besar halaman di situs jQuery Fundamental meliputi editor built-in di mana Anda dapat mencoba kode. Kode ini akan dijalankan terhadap markup yang ditampilkan dalam kotak di sebelah kanan editor. Untuk menjalankan kode dalam editor, klik tombol . Atur ulang daerah hasil ke keadaan semula dengan mengklik ikon .
Mencoba contoh
Setiap bab Fundamental jQuery termasuk kode contoh yang menunjukkan konsep yang sedang dibahas. Klik pada icon bar di atas contoh untuk menyalin contoh kepada editor di bagian atas halaman.
Mari meluncur ke TKP jQuery Fundamentals
Tampilkan postingan dengan label javascript. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label javascript. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 September 2012
Minggu, 20 Maret 2011
Memodifikasi Adsense, Google Percepat Internet
Google, salah satu broker iklan terbesar di dunia maya, mengklaim telah mempercepat kinerja Internet. Peningkatan kecepatan tersebut dimungkinkan setelah mereka memperbaikin Javascript yang digunakan untuk menampilkan iklan.
Perbaikan dilakukan pada Javascript show_ads.js, yang digunakan oleh jutaan website yang memakai Google Adsense. Caranya, beban berat pada script itu ditempatkan dalam sebuah iframe. Hasilnya, browser tidak terbebani saat Javascript menentukan iklan mana yang akan ditayangkan.
“Pada pengujian, jeda waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan iklan Adsense “pada dasarnya telah hilang” dengan menggunakan teknik asynchronous loading,” sebut juru bicara Google, seperti dikutip dari The Inquirer.
Google mengklaim, waktu load halaman yang menggunakan implementasi Adsense asynchronous baru itu secara statistik tidak dapat dibedakan dengan waktu loading halaman yang tidak memiliki iklan sama-sekali.
Perbaikan terhadap teknologi penayangan iklan dapat membantu situs agar tidak kehilangan pengunjung atau kehilangan potensi pemasukan karena pengunjung memilih untuk memasang software pemblokir iklan. Bagi Google, penayangan iklan yang efisien juga penting agar pendapatan mereka dari Adsense juga tetap mengalir deras.
Seperti diketahui, pemilik situs ataupun admin website terus berjuang untuk menurunkan loading time akibat penggunaan script Adsense. Dengan langkah yang diambil Google, yakni script itu tidak membebani browser, maka load time secara keseluruhan untuk sebuah situs akan menurun.
Menurut Google, script versi terbaru itu dapat berjalan di browser seperti Internet Explorer 8, Mozilla Firefox, dan Google Chrome terbaru. Dukungan untuk browser lainnya akan disiapkan. Dan bagi para developer web, untuk menikmati peningkatan kecepatan ini, mereka hanya perlu mengganti script yang lama tanpa perlu melakukan modifikasi.
Perbaikan dilakukan pada Javascript show_ads.js, yang digunakan oleh jutaan website yang memakai Google Adsense. Caranya, beban berat pada script itu ditempatkan dalam sebuah iframe. Hasilnya, browser tidak terbebani saat Javascript menentukan iklan mana yang akan ditayangkan.
“Pada pengujian, jeda waktu yang dibutuhkan untuk menampilkan iklan Adsense “pada dasarnya telah hilang” dengan menggunakan teknik asynchronous loading,” sebut juru bicara Google, seperti dikutip dari The Inquirer.
Google mengklaim, waktu load halaman yang menggunakan implementasi Adsense asynchronous baru itu secara statistik tidak dapat dibedakan dengan waktu loading halaman yang tidak memiliki iklan sama-sekali.
Perbaikan terhadap teknologi penayangan iklan dapat membantu situs agar tidak kehilangan pengunjung atau kehilangan potensi pemasukan karena pengunjung memilih untuk memasang software pemblokir iklan. Bagi Google, penayangan iklan yang efisien juga penting agar pendapatan mereka dari Adsense juga tetap mengalir deras.
Seperti diketahui, pemilik situs ataupun admin website terus berjuang untuk menurunkan loading time akibat penggunaan script Adsense. Dengan langkah yang diambil Google, yakni script itu tidak membebani browser, maka load time secara keseluruhan untuk sebuah situs akan menurun.
Menurut Google, script versi terbaru itu dapat berjalan di browser seperti Internet Explorer 8, Mozilla Firefox, dan Google Chrome terbaru. Dukungan untuk browser lainnya akan disiapkan. Dan bagi para developer web, untuk menikmati peningkatan kecepatan ini, mereka hanya perlu mengganti script yang lama tanpa perlu melakukan modifikasi.
Langganan:
Postingan (Atom)

