Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 Juli 2012
Mobil Listrik Indonesia Siap Meluncur
Industri otomotif Indonesia siap mengukir sejarah. Mobil listrik karya anak bangsa, kini sudah siap meluncur.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, sepulang dari Australia Kamis lalu, dirinya langsung menjajal mobil listrik karya Dasep Ahmadi di pabrik milik Dasep yang berada di wilayah Depok, Jawa Barat. "Mobilnya keren," ujarnya, Jumat (6/7).
Dasep adalah salah satu dari lima perancang mobil listrik yang oleh Dahlan disebut Putra Petir. Menurut Dahlan, dalam kesempatan tersebut, dirinya sudah mencoba mengendarai mobil listrik di dalam area pabrik. "(Mobilnya) bagus, tidak ada bunyinya," katanya.
Berbeda dengan mobil yang dijalankan dengan BBM, suara mesin mobil bertenaga listrik memang jauh lebih halus, bahkan seolah-olah tidak mengeluarkan bunyi. Dahlan menyebut, propotipe atau purwarupa mobil yang diujicobanya mirip dengan Toyota Avanza, namun sedikit lebih kecil.
Sebagai gambaran, Toyota Avanza memiliki dimensi panjang 4,120 meter (m), lebar 1,630 m, dan tinggi 1,695 m. Adapun mobil listrik kreasi Dasep memiliki dimensi panjang 3,450 m, lebar 1,490 m, dan tinggi 1,600 m.
Dahlan mengatakan, tiga mobil kreasi Dasep yang masing-masing berwarna hijau, hitam, dan putih, didesain mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer untuk setiap pengisian battery. Ke depan, jarak tempuh ini masih bisa ditingkatkan hingga 300 kilometer. "Minggu depan, saya coba lagi," ucapnya.
Lalu, apa nama mobil listrik tersebut? Menurut Dahlan, mobil listrik tersebut akan diberi nama sesuai kreatornya, yakni Ahmadi, dengan lambang huruf A. Penyebutan nama Ahmadi sebagai merek mobil sempat mengundang tawa wartawan. "Loh, kenapa, Suzuki itu kan juga nama orang," ujarnya.
Menurut Dahlan, nama Ahmadi akan menjadi nama pabrikan, layaknya Toyota atau Suzuki. Nanti, di belakang nama Ahmadi akan ditambahi nama mereknya. "Nah, nama mereknya itu nanti kita tunggu rekomendasi dari presiden," katanya.
Rencananya, mobil listrik kreasi Dasep akan diperkenalkan kepada public pada puncak perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-17 di Gedung Merdeka, Bandung, pada 10 Agustus 2012 mendatang.
Secara terpisah, Dasep Ahmadi mengakui, pada Kamis malam lalu, salah saltu prototype mobil listriknya yang berwarna hijau sudah dicoba oleh Dahlan Iskan. "Iya, Pak Dahlan mengendarainya di dalam pabrik," ujarnya saat dihubungi Jawa Pos.
Menurut Dasep, dalam waktu dekat, proses ujicoba akan memasuki tahap test drive di jalan raya. Saat ini pihaknya tengah menunggu izin dari Polres Depok untuk test drive tersebut. "Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa," katanya.
Dasep menyebut, dirinya akan membuat tiga varian mobil listrik, yakni kelas Standar, Grand, dan Lux. Saat ini, prototype yang sudah siap adalah varian standar dengan fitur seperti power steering, global positioning system (GPS), hingga monitor dengan teknologi layar sentuh atau touch screen.
Untuk spesifikasi, mobil yang didesain sebagai city car dengan empat tempat duduk (4 seat) tersebut memiliki mesin dengan kekuatan 50 horse power (HP) continue, atau setara dengan mesin berkapasitas 900 cc. "Dengan mesin itu, mobil bisa melaju sampai 100 atau 120 kilometer per jam," ujarnya.
Menurut Dasep, jika semua tahapan uji coba berjalan lancar, maka dirinya akan segera mengurus perizinan ke instansi terkait seperti Kementerian Perhubungan maupun Kementerian Perindustrian untuk proses produksi massal. "Mudah-mudahan, tahun depan sudah mulai bisa dipesan oleh masyarakat," ucapnya.
Sumber: www.jpnn.com
Sabtu, 05 Mei 2012
Chevrolet Equinox Mobil Militer Berbahan Bakar Hidrogen
Kendaraan militer terkenal boros bahan bakar dan tidak ramah lingkungan. Tapi di tangan General Motors, mobil militer berhasil diubah menjadi kendaraan yang irit dan ramah lingkungan.
Produsen mobil asal Amerika Serikat ini membuat armada kendaraan militer pertama di dunia yang digerakkan oleh bahan bakar fuel-cel hidrogen. Ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan minyak bumi.
Chevrolet Equinox berbahan bakar hydrogen fuel-cell pertama kali diperkenalkan pada tahun 2006 lalu. Mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) ini dapat dijalankan hingga 320 km untuk sekali pengisian, dan dapat diisi ulang hanya dalam waktu lima menit.
Hebatnya, Chevrolet Equinox ini tidak menghasilkan emisi apapun selain tetesan air murni yang menetes dari pipa knalpotnya.
Kendaraan ini sangat baik untuk mengurangi penggunaan energi minyak bumi, dan memperkuat kemandirian energi.
Source:
http://www.worldcarfans.com
Selasa, 03 Januari 2012
Mobil-mobil Karya Anak Indonesia yang Terabaikan
Daftar mobil karya anak bangsa yang tidak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.
Komodo: Mobil ini merupakan kreasi PT Fin Komodo Indonesia yang berpusat di Cimahi Jawa Barat. Mobil offroad jenis Cruiser ini dirancang oleh salah satu desainer pesawat CN-250 Gatotkaca, Ibnu Susilo.
Komodo diklaim mampu melintasi hutan sejauh 100 Km dalam waktu 6-7 jam, dan tingkat konsumsi bahan bakar kurang lebih hanya 5 liter. Mobil dua penumpang ini, juga dapat digunakan untuk mengangkut beban (barang bawaan) seberat 250 Kg, sehingga dapat juga berfungsi sebagai kendaraan utility. Komodo punya fitur self-recovery yang membuatnya tidak bisa terguling.
Tawon: Mobil Tawon diproduksi PT Super Gasindo Jaya. Tawon merupakan calon mobil nasional yang paling siap diproduksi. Tawon telah mengadopsi sistem suspensi depan ferguson dan suspensi belakang per pegas daun. Sedangkan sistem injeksi bahan bakar masih menggunakan karburator.
Dengan mesin 650 cc, Tawon mampu melaju dengan kecepatan maksimal 90 km/jam dengan putaran torsi maksimal 5.300 rpm. Konsumsi bahan bakar boleh dibilang irit. Saat dilakukan uji coba, tercatat 1 liter bensin mampu menempuh jarak 25 kilometer.
Gea: Gea merupakan mobil hasil riset PT INKA (Industri Kereta Api) dengan mesin Rusnas (Riset Unggulan Strategis Nasional). Mobil mungil ini dibekali mesin berkapastias 650 cc, dan dapat dipacu sampai dengan kecepatan 90 km/jam. Mobil ini sudah sampai tahap uji coba produksi.
Mobil jenis city car ini diklaim memiliki beberapa keunggulan dari segi fitur dan desain. Dan digadang-gadang mampu bersaing dengan mobil China, Chery QQ.
Marlip: Marlip adalah mobil listrik yang cocok digunakan untuk mobil golf dan mobil keamanan. Mobil ini merupakan hasil pengembangan dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan dipasarkan PT Marlip Indo Mandiri. Marlip juga punya varian mobil empat penumpang dengan kecepatan mencapai 50 km/jam dengan jarak tempuh maksimal 120 km.
Maleo: Maleo merupakan calon mobil nasional yang dikembangkan pada tahun 1993, oleh IPTN yang bekerjasama dengan Rover, Inggris dan Millard Design Australia. Tapi sayangnya, akibat krisis moneter 1997, proyek ini terhenti.
Wakaba: Mobil Wakaba (Wahana Karya Anak Bangsa) adalah buatan komunitas otomotif dan Disperindag Jawa Barat. Kendaraan ini dirancang untuk berbagai jenis, yakni mobil pengolah lahan, mobil angkut hasil pertanian, mobil pengolahan hasil pertanian, mobil angkutan umum pedesaan, mobil perkebunan serta mobil penjualan.
Timor: Mungkin ini mobil nasional yang terbilang cukup sukses di tahun 90-an. Timor (Teknologi Industri Mobil Rakyat), sejatinya adalah mobil KIA Sephia dengan ide mengimpor mobil namun dengan komponen lokal. Bersamaan dengan Timor, hadir juga Bimantara dengan produknya Bimantara Cakra.
Esemka Digdaya: Esemka Digdaya adalah proyek mobil nasional yang dikerjakan oleh siswa SMK 1 Singosari Malang. Mobil double kabin ini menggunakan kerangka Isuzu Panther dengan suspensi dari Mitsubishi L300.Sedangkan dapur pacunya, mobil ini mengadalkan mesin injeksi eks Timor berkapasitas 1.500 cc. Pembuatan mobil prototipe ini menghabiskan biaya sekitar Rp100-175 juta.
Tapi sayangnya, mobil-mobil karya anak bangsa ini tidak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Mereka bahkan tidak dapat tempat atau stand khusus dalam ajang pameran otomotif terbesar di tanah air, IIMS (Indonesia Internasional Motor Show).
Pemerintah terlihat lebih memberikan porsi yang lebih besar kepada produsen-produsen luar negeri, seperti Jepang, Korsel, dan China.
Sumber: www.VIVAnews.com
Komodo: Mobil ini merupakan kreasi PT Fin Komodo Indonesia yang berpusat di Cimahi Jawa Barat. Mobil offroad jenis Cruiser ini dirancang oleh salah satu desainer pesawat CN-250 Gatotkaca, Ibnu Susilo.
Komodo diklaim mampu melintasi hutan sejauh 100 Km dalam waktu 6-7 jam, dan tingkat konsumsi bahan bakar kurang lebih hanya 5 liter. Mobil dua penumpang ini, juga dapat digunakan untuk mengangkut beban (barang bawaan) seberat 250 Kg, sehingga dapat juga berfungsi sebagai kendaraan utility. Komodo punya fitur self-recovery yang membuatnya tidak bisa terguling.
Tawon: Mobil Tawon diproduksi PT Super Gasindo Jaya. Tawon merupakan calon mobil nasional yang paling siap diproduksi. Tawon telah mengadopsi sistem suspensi depan ferguson dan suspensi belakang per pegas daun. Sedangkan sistem injeksi bahan bakar masih menggunakan karburator.
Dengan mesin 650 cc, Tawon mampu melaju dengan kecepatan maksimal 90 km/jam dengan putaran torsi maksimal 5.300 rpm. Konsumsi bahan bakar boleh dibilang irit. Saat dilakukan uji coba, tercatat 1 liter bensin mampu menempuh jarak 25 kilometer.
Gea: Gea merupakan mobil hasil riset PT INKA (Industri Kereta Api) dengan mesin Rusnas (Riset Unggulan Strategis Nasional). Mobil mungil ini dibekali mesin berkapastias 650 cc, dan dapat dipacu sampai dengan kecepatan 90 km/jam. Mobil ini sudah sampai tahap uji coba produksi.
Mobil jenis city car ini diklaim memiliki beberapa keunggulan dari segi fitur dan desain. Dan digadang-gadang mampu bersaing dengan mobil China, Chery QQ.
Marlip: Marlip adalah mobil listrik yang cocok digunakan untuk mobil golf dan mobil keamanan. Mobil ini merupakan hasil pengembangan dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan dipasarkan PT Marlip Indo Mandiri. Marlip juga punya varian mobil empat penumpang dengan kecepatan mencapai 50 km/jam dengan jarak tempuh maksimal 120 km.
Maleo: Maleo merupakan calon mobil nasional yang dikembangkan pada tahun 1993, oleh IPTN yang bekerjasama dengan Rover, Inggris dan Millard Design Australia. Tapi sayangnya, akibat krisis moneter 1997, proyek ini terhenti.
Wakaba: Mobil Wakaba (Wahana Karya Anak Bangsa) adalah buatan komunitas otomotif dan Disperindag Jawa Barat. Kendaraan ini dirancang untuk berbagai jenis, yakni mobil pengolah lahan, mobil angkut hasil pertanian, mobil pengolahan hasil pertanian, mobil angkutan umum pedesaan, mobil perkebunan serta mobil penjualan.
Timor: Mungkin ini mobil nasional yang terbilang cukup sukses di tahun 90-an. Timor (Teknologi Industri Mobil Rakyat), sejatinya adalah mobil KIA Sephia dengan ide mengimpor mobil namun dengan komponen lokal. Bersamaan dengan Timor, hadir juga Bimantara dengan produknya Bimantara Cakra.
Esemka Digdaya: Esemka Digdaya adalah proyek mobil nasional yang dikerjakan oleh siswa SMK 1 Singosari Malang. Mobil double kabin ini menggunakan kerangka Isuzu Panther dengan suspensi dari Mitsubishi L300.Sedangkan dapur pacunya, mobil ini mengadalkan mesin injeksi eks Timor berkapasitas 1.500 cc. Pembuatan mobil prototipe ini menghabiskan biaya sekitar Rp100-175 juta.
Tapi sayangnya, mobil-mobil karya anak bangsa ini tidak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Mereka bahkan tidak dapat tempat atau stand khusus dalam ajang pameran otomotif terbesar di tanah air, IIMS (Indonesia Internasional Motor Show).
Pemerintah terlihat lebih memberikan porsi yang lebih besar kepada produsen-produsen luar negeri, seperti Jepang, Korsel, dan China.
Sumber: www.VIVAnews.com
Rabu, 17 Agustus 2011
Xenith, Mobil Tenaga Surya Tercepat
Sebuah mobil bertenaga surya hasil ciptaan mahasiswa dari Stanford diklaim sebagai mobol bertenaga surya tercepat di dunia. Mobil yang bernama Xenith ini pada tahun lalu berpartisipasi pada event World Solar Challenge, di mana sebuah mobil tenaga surya harus menempuh jarak tak kurang dari 3.000 km.
Tak ada informasi yang jelas seberapa cepat mobil ini dapat melaju. Namun ada beberapa pihak yang mengklaim bahwa Xenith ini dapat melaju dengan rata-rata kecepatan hingga 60 mph.
Tak ada informasi yang jelas seberapa cepat mobil ini dapat melaju. Namun ada beberapa pihak yang mengklaim bahwa Xenith ini dapat melaju dengan rata-rata kecepatan hingga 60 mph.
Mobil ini memiliki 26 panel surya yang masing-masing terdiri dari sel surya dengan efisiensi sangat tinggi. Dengan sumber tenaga sebanyak itu, pencipta mobil ini berharap mereka dapat berpartisipasi kembali pada World Solar Challenge yang diadakan pada Oktober ini.
Kamis, 17 Maret 2011
Pompa BBM Retak, Ribuan Honda Civic Ditarik
Produsen mobil asal Jepang, Honda, kembali mengumumkan akan menarik kembali 18.056 sedan Civic tahun pembuatan 2011.
Dalam pengumumannya hari ini, Kamis 17 Maret 2011, Honda telah menemukan kerusakan pada modul pompa bahan bakar yang tertanam di tangki Honda Civic.
Seperti dikutip dari autoevolution, kesalahan terjadi pada katup pompa bahan bakar (fuel pump) yang retak, sehingga mengalami kebocoran dan menyebabkan penguapan. "Hal terburuk bisa menyebabkan kebakaran," tulis laporan itu.
Honda menerima laporan kejadian ini dari satu pengguna di Jepang. Namun, insiden ini tidak menimbulkan korban.
Honda mengingatkan kepada konsumen agar berhati-hati, selama proses penarikan kembali berlangsung, supaya tidak menimbulkan korban baru.
Sebagai langkah antisipasi, pemilik Civic di Jepang dengan masa produksi 2011, diminta mengunjungi dealer agar dilakukan penggantian komponen. Hingga malam ini, Honda Indonesia belum memberi keterangan atas recall ini.
Honda Indonesia sebenarnya tengah menjalani program recall terhadap 30.525 unit mobil, setelah mengidentifikasi rentannya kerusakan komponen lost motion spring. Penarikan ini melibatkan 16.300 unit Honda Jazz (produksi Juni 2008 - Maret 2010), 10.592 unit Freed (produksi Mei 2009 - Februari 2010), serta 3.360 unit City (produksi Oktober 2008 - Januari 2010).
Penggantian komponen telah dimulai pada 28 Februari dan akan berlangsung hingga 6 bulan ke depan.
Dalam pengumumannya hari ini, Kamis 17 Maret 2011, Honda telah menemukan kerusakan pada modul pompa bahan bakar yang tertanam di tangki Honda Civic.
Seperti dikutip dari autoevolution, kesalahan terjadi pada katup pompa bahan bakar (fuel pump) yang retak, sehingga mengalami kebocoran dan menyebabkan penguapan. "Hal terburuk bisa menyebabkan kebakaran," tulis laporan itu.
Honda menerima laporan kejadian ini dari satu pengguna di Jepang. Namun, insiden ini tidak menimbulkan korban.
Honda mengingatkan kepada konsumen agar berhati-hati, selama proses penarikan kembali berlangsung, supaya tidak menimbulkan korban baru.
Sebagai langkah antisipasi, pemilik Civic di Jepang dengan masa produksi 2011, diminta mengunjungi dealer agar dilakukan penggantian komponen. Hingga malam ini, Honda Indonesia belum memberi keterangan atas recall ini.
Honda Indonesia sebenarnya tengah menjalani program recall terhadap 30.525 unit mobil, setelah mengidentifikasi rentannya kerusakan komponen lost motion spring. Penarikan ini melibatkan 16.300 unit Honda Jazz (produksi Juni 2008 - Maret 2010), 10.592 unit Freed (produksi Mei 2009 - Februari 2010), serta 3.360 unit City (produksi Oktober 2008 - Januari 2010).
Penggantian komponen telah dimulai pada 28 Februari dan akan berlangsung hingga 6 bulan ke depan.
Langganan:
Postingan (Atom)







