Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juli 2012

4 Tips Dasar Tentang Manajemen Waktu


Argumen utama yang menjelaskan mengapa waktu adalah sangat berharga dan penting adalah kenyataan bahwa waktu begitu terbuang tidak pernah dapat kembali . Oleh karena itu, kita harus menggunakan waktu kita dengan bijaksana, merencanakan dan mencari prioritas.

Tips Tentang Manajemen Waktu

Berikut adalah beberapa pedoman untuk mengatur waktu Anda lebih produktif

Membuat rincian
Pertimbangkan, menghafal, dan menganalisis apa yang ingin Anda lakukan. Pikirkan tentang setiap tugas dan semua tindakan yang mengikuti dari itu. Temukan hal-hal yang paling penting dan memerlukan perhatian penuh Anda, yang dapat dilakukan tanpa banyak usaha, tergantung pada orang lain, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas, dll. Berdasarkan faktor tersebut, Anda akan berhasil merencanakan pekerjaan Anda dalam waktu yang ditentukan.

Mengatur prioritas
Prioritas memungkinkan Anda untuk mengetahui mana tugas-tugas yang paling penting dan karenanya harus memiliki keuntungan atas orang lain. Cara mudah untuk memprioritaskan adalah untuk menghubungkan semua tugas Anda ke salah satu kategori berikut:

• Mendesak dan penting

• Penting tapi tidak mendesak

• Mendesak tapi tidak penting.

Metode ini membantu Anda mengkategorikan tugas-tugas Anda sesuai dengan prioritas Anda. Lokasi dari tugas sesuai dengan kategori ini dapat berubah dari waktu ke waktu, dan Anda mungkin harus kembali ke definisi prioritas.

Tuliskan rencana Anda
Bila Anda punya rencana dalam pikiran, menuliskannya di atas kertas sesuai dengan urutan pelaksanaan. Ini akan membantu Anda tidak melewatkan tugas penting atau item, tanpa hanya mengandalkan memori Anda. Selain itu, mencoret tugas selesai , Anda akan memiliki rasa kepuasan dan lega, yang pada saat yang sama akan mendorong Anda untuk melakukan tugas lainnya.

Melarikan diri merupakan kebiasaan buruk
Beberapa kebiasaan yang dapat menjaga Anda berada di zona nyaman, memperlambat Anda ke bawah dan bahkan mengalihkan perhatian Anda dari tugas-tugas yang lebih penting. Jadi, Anda perlu mengidentifikasi kebiasaan dan menyingkirkan kebiasaan buruk secara bertahap melalui penerapan kebiasaan baru atau memperbaiki yang lama.

Sabtu, 31 Desember 2011

9 Resolusi Proaktif untuk Karier Cemerlang di 2012

Tahun segera berganti. Waktunya Anda memulai perencanaan karier agar lebih baik lagi di tahun depan. Anda bisa mengadopsi saran yang diberikan oleh Shelly Gorman, direktur managemen karier dari UNC Kenan-Flagler Business School, tentang beberapa resolusi proaktif yang bisa dilakukan untuk meningkatkan karier Anda.


1. Cek kembali manajemen karier Anda. 
Untuk memastikan Anda berada pada jalur karier yang tepat untuk Anda, maka tak ada salahnya untuk mengecek kembali dan intropeksi diri Anda dengan pertanyaan seperti, "Dalam pekerjaan ini apakah saya bisa sepenuhnya memanfaatkan keahlian saya?", "Apa visi lima tahun saya ke depan, dan apakah karier saya yang sekarang bisa mewujudkan hal ini?", "Apakah saya menikmati apa yang saya lakukan sekarang ini?"

2. Miliki pola pikir proaktif. 
Terkadang banyak orang yang terperangkap untuk selalu menunjukkan nilai dan kemampuan mereka, tapi sayangnya mereka tidak pernah mendapatkan apa yang mereka inginkan karena mereka tidak berpikir proaktif dan malu bertanya. Dalam manajemen karier, menjadi rendah hati dan proaktif memang sangat dibutuhkan.

3. Temukan "merek" Anda dan "jual diri" Anda. 
Seringkali, banyak orang tidak mampu "menjual diri" mereka dengan baik ketika mencari pekerjaan baru atau bersaing untuk mendapatkan posisi baru di kantor mereka saat ini. Temukan berbagai hal yang menjadi kekuatan Anda dalam bekerja. Setelah Anda menemukan kekuatan diri, Anda akan lebih mudah mengkomunikasikan keterampilan, potensi, dengan pekerjaan yang akan Anda lakukan.

4. Memotivasi diri. 
Untuk mendapatkan posisi dan karier yang lebih baik lagi maka Anda tak boleh berhenti untuk tetap belajar dan memotivasi diri. Ambillah sebuah kelas keterampilan atau kembali ke bangku kuliah untuk mengembangkan keterampilan dan memajukan karier Anda tanpa mengganggu pekerjaan Anda.

5. Membangun Networking. 
Tak bisa dipungkiri bahwa adanya jaringan atau networking bisa berpengaruh pada peningkatan karier Anda. Terutama jika pekerjaan Anda berhubungan dengan orang lain dan membutuhkan adanya hubungan dengan orang lain. Namun Gorman mengatakan, bahwa sebenarnya networking ini hanyalah sebagai alat pendukung untuk melakukan pekerjaan Anda, bukan sepenuhnya dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan.

6. Terus belajar. 
Jangan pernah malu untuk tetap terus belajar dari orang lain yang lebih sukses untuk membantu membangun kemajuan karier Anda. Namun, jangan hanya belajar dari satu orang saja, ada baiknya untuk belajar dari beberapa orang sukses sekaligus. Karena dengan berkonsultasi pada beberapa orang sekaligus, Anda dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan dari berbagai sudut pandang.

7. Jangan terlalu banyak berasumsi. 
Jangan biarkan asumsi negatif Anda tentang industri atau posisi pekerjaan tertentu menghambat kemajuan karier Anda. Jika kebetulan Anda ditawarkan untuk mengisi posisi jabatan baru, maka jangan terlalu berasumsi negatif. Sebaiknya lakukan beberapa penelitian sederhana tentang pekerjaan tersebut dan posisinya agar Anda bisa melakukannya dengan baik. Jangan mudah menyerah dan pesimis sebelum Anda mencobanya karena terpengaruh berbagai asumsi negatif.
8. Buatlah perencanaan pengelolaan karier. 
Buatlah rencana manajemen karier Anda lengkap dengan tolok ukur dan metrik rencana kerja. Hal ini bertujuan untuk membantu visi kerja Anda tetap berada di jalur yang tepat. Selain bekerja, buatlah rencana untuk menghadiri berbagai pertemuan untuk menjalin relasi dengan orang lain sekaligus bisa membantu Anda untuk berpikir proaktif. Seringkali, orang-orang terlena dengan menjalankan kehidupan yang mengikuti arus. Padahal, waktu Anda akan lebih bermanfaat dan menyenangkan, karier pun semakin naik kelas, jika Anda memiliki rencana tertentu pada karier dan hidup.

9. Jadilah teman yang baik untuk diri sendiri. 
Kita seringkali mengandalkan teman baik untuk mendapatkan nasihat. Jika Anda begitu yakin dengan nasihat sahabat Anda, mengapa tak coba melakukannya terhadap diri sendiri? Percayalah bahwa Anda bisa memotivasi diri Anda jauh lebih baik karena Andalah yang paling tahu apa yang tepat untuk Anda dan hal yang paling baik yang bisa Anda lakukan.



Sumber :http://female.kompas.com
Gambar:http://anneahira.com


Topik Lainnya: ekonomi,  psikologi pendidikan tipssainsteknologi