Tampilkan postingan dengan label lcd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lcd. Tampilkan semua postingan
Jumat, 10 Agustus 2012
Perbedaan Layar LCD dan AMOLED
Seiring perkembangan multimedia dan teknologi ponsel, kini layar ponsel lebih variatif dan mempunyai ketajaman warna yang sangat kaya. Dahulu ketika ponsel masih berada pada era 2G, penggunaan layar cukup dengan layar monokromatik.
Kini kita akan sering melihat penggunaan layar bertipe LCD Amoled atau bahkan Retina Display pada ponsel pintar yang menyuguhkan kualitas gambar yang jernih dan tajam pada layar ponsel yang lebar.
Lantas apa sebenarnya perbedaan dari layar LCD dan AMOLED ?
Berikut ini perbedaan antara layar LCD dengan layar AMOLED yang sering digunakan pada smartphone saat ini.
LCD
Sesuai namanya, layar LCD atau Liquid Crystal Display menggunakan media kristal cair yang diselipkan diantara beberapa panel kaca atau material transparan lain. Layar LCD telah digunakan di berbagai macam perangkat selama berpuluh-puluh tahun, mulai dari monitor komputer, layar smartphone, sampai jam tangan.
Ketika dilihat dari jarak sangat dekat, tampak unit-unit pixel berwarna merah, hijau, dan biru yang menyusun tampilan gambar pada layar LCD.
Beberapa layar LCD menggunakan teknologi In-Plane Switching atau IPS untuk meningkatkan kualitas reproduksi warna dan sudut pandang optimal yang lebih luas. Layar "Retina Display" milik iPhone 4/4s misalnya, adalah layar LCD dengan teknologi IPS yang memiliki resolusi tinggi.
Layar LCD mampu mereproduksi warna dengan sangat realistik, tetapi memerlukan lampu penerang tambahan (backlight) karena tidak menghasilkan cahaya sendiri.
Beberapa perangkat populer yang menggunakan layar LCD: iPhone 4/4s, iPad, dan HTC One X
AMOLED
Teknologi layar AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) sebenarnya juga sudah ada sejak lama, sejarahnya membentang hingga ke dekade 50-an.
Belakangan, layar tipe ini ramai diterapkan di perangkat-perangkat gadget karena memiliki beberapa kelebihan dibanding LCD seperti tidak memerlukan lampu backlight dan memiliki tingkat kontras yang lebih tinggi.
AMOLED terbuat dari lapisan polimer organik tipis yang menyala ketika dialiri listrik. Karena konstruksinya yang sederhana, layar AMOLED bisa dibuat sangat tipis.
Kebanyakan layar AMOLED memiliki struktur pixel yang disebut "pentile display", di mana dua sub-pixel merah dan biru berukuran lebih besar dan ditempatkan diantara dua sub-pixel berwarna hijau yang berukuran normal. Dengan kemikian, susunan pixel-nya menjadi' Red-Green-Blue-Green (RGBG), bukan Red-Green-Blue seperti pada LCD.
Keuntungan dari "pentile display" adalah sebuah layar AMOLED bisa dibuat seterang layar konvensional dengan hanya sepertiga jumlah sub-pixel yang biasanya diperlukan.
Kekurangannya, dikarenakan oleh ukuran sub-pixel merah dan biru yang lebih besar, layar jadi terlihat "grainy" atau tampak seperti memiliki resolusi rendah, walau sebenarnya tidak demikian.
Layar AMOLED biasanya sulit dilihat di bawah pancaran cahaya matahari langsung, tetapi teknologi Super AMOLED Plus dari Samsung yang tidak menggunakan "pentile display" telah memberi peningkatan dalam hal ini.
Beberapa perangkat-perangkat populer yang menggunakan layar AMOLED: Samsung Galaxy S series, Nokia Lumia 900, and HTC One S.
Baik layar LCD maupun AMOLED memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Saat ini, kedua jenis layar sudah mampu menghasilkan tampilan berkualitas sangat tinggi. Kualitas tampilan pun bervariasi antar produk dan merk, walaupun menggunakan jenis layar yang sama.
Satu-satunya cara untuk menentukan jenis layar mana yang sesuai dengan selera adalah dengan memegang perangkat dan melihat sendiri tampilan layarnya. (source kompas.com)
Minggu, 03 Juni 2012
Sharp Pamerkan Panel LCD Dengan Teknologi IGZO
Dalam sebuah acara pameran Society for Information Display yang berlangsung di Boston beberapa waktu yang lalu, Sharp memamerkan teknologi display terbaru yaitu sebuah panel LCD dengan teknologi Indium Gallium Zinc Oxide (IGZO) yang sebelumnya memang sudah lama dikembangkan oleh Sharp.
Sharp mengklaim material yang digunakan pada panel display terbarunya tersebut akan memungkinkan resolusi yang lebih tinggi, konsumsi daya yang rendah, layar sentuh yang lebih responsif, serta bezel yang lebih tipis jika digunakan pada Smartphone.
Ukuran layar yang tersedia untuk smartphone dan tablet dari prototipe pertama mencakup layar 4.9 inchi dengan resolusi 720 x 1280 piksel dan 6.1 inchi dengan resolusi 2560 x 1600 piksel. Sharp menjadwalkan akan mulai menggunakan panel display terbarunya pada tahun ini.
Sharp mengklaim material yang digunakan pada panel display terbarunya tersebut akan memungkinkan resolusi yang lebih tinggi, konsumsi daya yang rendah, layar sentuh yang lebih responsif, serta bezel yang lebih tipis jika digunakan pada Smartphone.
Ukuran layar yang tersedia untuk smartphone dan tablet dari prototipe pertama mencakup layar 4.9 inchi dengan resolusi 720 x 1280 piksel dan 6.1 inchi dengan resolusi 2560 x 1600 piksel. Sharp menjadwalkan akan mulai menggunakan panel display terbarunya pada tahun ini.
Sabtu, 26 November 2011
Tips Membeli LCD TV, LED TV dan 3D TV, Agar Tidak Salah Pilih
Berikut ini sedikit tips bagi anda yang berniat atau akan membeli LCD TV, LED TV, semoga bermanfaat agar tidak salah pilih.
* Pilih TV dengan teknologi Hard Panel IPS, karena ini jauh lebih baik dibandingkan dengan TV teknologi display VA.
Kelebihan Hard Panel IPS adalah:
* Gambar yang terang dan jernih.
* Tampilan warna yang akurat.
* Akurat jika di lihat dari sudut manapun.
* Jika disentuh atau digetarkan tidak ada bekas sentuhan layar.
* Tidak ada perubahan warna dan distorsi.
* Apabila suhu di luar mecapai 30 derajat gambar akan tetap jernih.
* Tahan Bentur.
* TV LED sebenarnya masih menggunakan teknologi TV LCD. Bedanya, TV LED menggunakan LED lamp sebagai back light-nya. Jadi, perbedaan teknologi TV LCD dengan TV LED hanya terletak pada sistem backlight yang digunakan. TV LCD menggunakan backlight CCFL (Cold Cathode Fluorescent Lamps), sementara TV LED menggunakan backlight LED lamp. Yang menyebabkan kualitas gambar TV LED jauh lebih baik adalah kemampuan backlight yang dapat mengangkat kapasitas resolusi pada layar LCD menjadi berlipat ganda. Televisi berteknologi LED juga memiliki dynamic contrast ratio yang mencapai jutaan banding satu. Di sisi konsumsi daya listrik, lampu LED yang digunakan sebagai backlight lebih hemat energi ketimbang lampu CCFL. Selain itu, usia lampu LED juga lebih panjang.
* Untuk TV 3D selain berteknologi IPS dengan teknologi FPR (Film Pattern Retarder) yang memungkinkan penggunaan kacamata 3D pasif, membuat nyaman tanpa merasa pusing dan lelah pada mata ini baik untuk kesehatan mata, ringan kacamatanya dan bisa di gunakan untuk nonton beramai ramai.
Selain 2 hal tersebut di atas, penting juga untuk mengetahui berapa lama garansi, layanan purna jual, service center dimana, dan yang terpenting harga, tidak selamanya yang mahal itu bagus, dan tidak selalu yang murah itu jelek.
Topik Lainnya: hardware, gadget, komputer, komputer tablet, smartphone, software, ponsel, tips, windows 7, download
Artikel Terkait:
Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Monitor CRT, LCD dan Plasma
* Pilih TV dengan teknologi Hard Panel IPS, karena ini jauh lebih baik dibandingkan dengan TV teknologi display VA.
Kelebihan Hard Panel IPS adalah:
* Gambar yang terang dan jernih.
* Tampilan warna yang akurat.
* Akurat jika di lihat dari sudut manapun.
* Jika disentuh atau digetarkan tidak ada bekas sentuhan layar.
* Tidak ada perubahan warna dan distorsi.
* Apabila suhu di luar mecapai 30 derajat gambar akan tetap jernih.
* Tahan Bentur.
* TV LED sebenarnya masih menggunakan teknologi TV LCD. Bedanya, TV LED menggunakan LED lamp sebagai back light-nya. Jadi, perbedaan teknologi TV LCD dengan TV LED hanya terletak pada sistem backlight yang digunakan. TV LCD menggunakan backlight CCFL (Cold Cathode Fluorescent Lamps), sementara TV LED menggunakan backlight LED lamp. Yang menyebabkan kualitas gambar TV LED jauh lebih baik adalah kemampuan backlight yang dapat mengangkat kapasitas resolusi pada layar LCD menjadi berlipat ganda. Televisi berteknologi LED juga memiliki dynamic contrast ratio yang mencapai jutaan banding satu. Di sisi konsumsi daya listrik, lampu LED yang digunakan sebagai backlight lebih hemat energi ketimbang lampu CCFL. Selain itu, usia lampu LED juga lebih panjang.
* Untuk TV 3D selain berteknologi IPS dengan teknologi FPR (Film Pattern Retarder) yang memungkinkan penggunaan kacamata 3D pasif, membuat nyaman tanpa merasa pusing dan lelah pada mata ini baik untuk kesehatan mata, ringan kacamatanya dan bisa di gunakan untuk nonton beramai ramai.
Selain 2 hal tersebut di atas, penting juga untuk mengetahui berapa lama garansi, layanan purna jual, service center dimana, dan yang terpenting harga, tidak selamanya yang mahal itu bagus, dan tidak selalu yang murah itu jelek.
Topik Lainnya: hardware, gadget, komputer, komputer tablet, smartphone, software, ponsel, tips, windows 7, download
Artikel Terkait:
Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Monitor CRT, LCD dan Plasma
Langganan:
Postingan (Atom)



