Tampilkan postingan dengan label ikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Mei 2011

Foto Hewan-hewan Teraneh dari Dasar Laut


Foto-foto ini berasal dari kontes foto tahunan yang diselenggarakan oleh Rosenstiel of Marine and Athmospheric Science, University of Miami.
Beberapa foto binatang aneh dan unik yang berasal dari kehidupan dasar laut, salah satunya dari perairan Bali Indonesia, terungkap.

1. Ikan Gobi transparan
Foto ikan ini diambil dari MarsaAlam, Mesir. Foto ini memenangkan penghargaan utama sebagai The Best Overall Photo dalam kompetisi tahun ini. 
Kuda Laut Kerdil
Kuda laut pigmy atau Hippocampus bargibanti, mungkin sulit untuk Anda kenali, karena selain mampu berkamuflase dengan lingkungan sekitarnya, kuda laut ini begitu kecil, bahkan ukurannya tak akan mampu tumbuh lebih besar daripada satu inchi. Foto ini memenangkan penghargaan kategori 'Marco'.
Teripang Warna
Teripang ini dipenuhi dengan warna-warni yang mencolok. Ia hidup di Tarragona, Catalonia, Spanyol.
4. Teripang dan Udang Belalang
Sebuah teripang dan udang belalang dijumpai di dasar laut di daerah Pantai Seraya Bali, Indonesia.
5. Ikan Sotong
Gerombolan ikan sotong terlihat tengah kawin di Muara Oosterschelde dekat kota Zeeland, Belanda. Foto ini memenangkan penghargaan utama kategori 'Wide Angle'.
6. Ikan Landak
Ikan yang terlihat seperti sedang tersenyum itu adalah ikan landak jaring (Chilomycterus antillarum). Ikan ini ditemukan di Danau Worth Lagoon, Pantai Riviera, Florida AS.  Foto ini memenangkan penghargaan kedua pada kategori potret tahun ini.

Argulus, Kutu Air yang Mengancam Kesehatan Ikan

Kutu biasa dijumpai pada hewan berbulu seperti anjing atau kucing. Namun ternyata, hewan yang tidak memiliki bulu juga bisa diserang kutu. Ikan misalnya. Mereka tidak jarang dihinggapi ‘kutu air’ atau ‘kutu ikan’ atau Argulus.

Sebagai informasi, Argulus merupakan hewan air berkulit keras yang umumnya masuk ke kolam dan akuarium dengan cara menumpang di ikan atau tanaman yang baru dimasukkan ke sana. Setelah masuk ke habitat baru, kutu ini berkembang biak dan menyebar ke ikan-ikan lain.

Seperti dikutip dari Aquatic Community, Argulus merupakan ancaman besar bagi kesehatan ikan. Mereka menempel di bawah sisik ikan sehingga bisa menghisap makanan tanpa terdeteksi. Pengganggu ini juga kadang bersembunyi di balik sirip, di dekat mata atau insang ikan. Selain bersembunyi, bentuknya juga tampak hampir transparan.

Untuk makan, mereka menyuntikkan enzim ke dalam kulit ikan yang akan mencairkan daging ikan tersebut. Setelah itu mereka menghisap daging encer lewat mulut mereka yang berbentuk seperti sedotan.

Proses makan kutu itu bisa menyebabkan kerusakan parah di jaringan kulit ikan. Gigitan kutu juga bisa menyebabkan ikan menjadi mudah terserang infeksi bakteri. Ikan yang terserang kutu juga bisa mengalami anemia bahkan mati karena luka infeksi.

Meski terdapat banyak jenis, Argulus sendiri merupakan salah satu parasit yang terbesar yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Mereka memiliki ukuran panjang antara 5 sampai 10 milimeter. Bentuknya lonjong dan rata. Jika Anda menangkap ikan, ia akan melarikan diri ke air dan mencari ikan lain untuk dihuni.