Minggu, 05 Agustus 2012

6 Pelajaran Kebahagiaan dari Anak-Anak


Anak bahagia
Banyak orang berubah dengan usia. Mereka menjadi lebih dan lebih tenggelam dalam masalah mereka dan tersenyum kurang dan kurang. Tapi kita lihat anak-anak kecil. Mereka selalu tersenyum dan menikmati hidup. Jadi, mungkin orang dewasa harus sedikit mengajar anak-anak mereka dan bahkan mengambil beberapa pelajaran dari mereka? Berikut adalah beberapa contoh yang akan membantu Anda melihat dunia dengan mata anak dan menjadi pribadi yang lebih bahagia:

Lepaskan emosi negatif
Anak itu sangat mudah untuk beralih dari buruk menjadi baik. Misalnya, ketika bermain, dia istirahatkan lututnya dan mulai menangis, tetapi setelah beberapa saat ia lupa tentang hal itu dan tertawa lagi. Tidak seperti orang dewasa, anak-anak tidak berpegang pada emosi negatif mereka. Mereka dengan mudah membebaskan emosi negatif mereka dan terus menikmati hidup.

Hidup saat ini
Semua masa lalu sudah berlalu, dan besok belum datang. "Hari ini" adalah satu-satunya yang kita miliki. Hanya orang yang menghargai setiap saat dalam hidupnya dapat benar-benar bahagia.

Fokus pada yang baik
Ketika seorang anak bermain, ia benar-benar fokus pada permainan. Dia memiliki banyak hal menyenangkan, karena ia tidak memikirkan hal lain tapi mainannya. Pada orang dewasa, semuanya berbeda. Bahkan di saat-saat menyenangkan, banyak orang menyiksa diri dengan pikiran tentang masalah di tempat kerja, tagihan yang belum dibayar dan sebagainya. Untuk menikmati hidup, kadang-kadang Anda perlu melupakan masalah. Apakah Anda ingat ungkapan terkenal Scarlett O'Hara : " Saya akan memikirkannya besok "?

Percayalah bahwa tidak mungkin adalah mungkin
Anak-anak tahu betul bahwa tidak ada yang mustahil. Mereka mempunyai kepercayaan diri dan kemampuan mereka tak ada habisnya. Mereka berpikir bahwa jika mereka ingin, mereka dapat belajar terbang. Namun kenyataannya adalah bahwa semakin tua, mereka lupa tentang hal itu. Orang mengatur kerangka kerja bagi diri mereka sendiri dan tidak dapat mengatasi keterbatasan. Ingat bahwa tidak ada yang mustahil.

Gunakan imajinasi Anda
Anak-anak suka berfantasi. Mereka terus-menerus membayangkan diri mereka sebagai peri, naga, pangeran dan putri. Imajinasi mereka tidak mengenal batas, sehingga permainan mereka kian menarik dan menarik. Orang dewasa juga perlu menggunakan imajinasi mereka lebih sering. Imajinasi mengembangkan pemikiran kreatif dan memungkinkan kita untuk melihat peluang baru. Sebuah pendekatan kreatif untuk kehidupan membuat kita melepaskan potensi kreatif kita, yang membuat kita lebih bahagia.

Percayalah pada mimpi anda
Mimpi anak-anak yang indah! Mereka percaya bahwa semua keinginan menjadi kenyataan dan tidak pernah meragukannya. Seorang anak yang bercita-cita menjadi astronot, masih akan percaya dalam mimpinya dan tidak akan mendengarkan ketika Anda mengatakan kepadanya bahwa itu adalah profesi yang sangat sulit dan berbahaya. Dia melakukan semuanya untuk membuat mimpinya menjadi kenyataan: dia membaca buku tentang astronot dan perjalanan ruang angkasa, ia mengeksplorasi planet-planet dan bintang-bintang, dan melakukan beberapa latihan untuk menjadi kuat. Orang dewasa terlalu dibebani dengan beban kekhawatiran sehari-hari dan sering tidak punya waktu untuk keinginan dan impian mereka sendiri. Bahkan ketika mereka berusaha untuk mewujudkan impian mereka, mereka dengan mudah menyerah ketika menemukan hambatan yang dihadapi. Tapi apakah itu layak dilakukan?

Smoga Anda menyukai pelajaran ini.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar