Minggu, 17 Juni 2012

Esia Maximum D (Esia Max-D) modem CDMA EVDO Rev A Termurah

Siapapun ingin mempunyai fasilitas koneksi internet cepat dengan harga murah, hal tersebut direspon baik oleh Esia yang kemudian meluncurkan modem terbarunya yaitu Esia Max-D dengan harga yang terjangkau. Esia Max-D mengklaim dapat memberikan layanan internet yang maksimum dengan biaya minimum.



Didukung dengan teknologi CDMA EVDO Ref A yang menggunakan jalur khusus yang tidak menyatu dengan jalur untuk telepon dan SMS.

KECEPATAN MAXIMUM 3.1 Mbps UNTUK SEMUA PAKET

Dengan memberikan kecepatan maximum 3.1 Mbps untuk semua paketnya, bahkan dengan tarif mulai 10 ribu rupiah anda bisa menikmati layanan Esia Max-D ini. Nah untuk lebih lengkapnya silakan lihat tarif paket internet yang ditawarkan oleh Esia Max-D pada tabel di bawah ini.


Harga Modem Esia Maximum D (Esia Max-D) Rp 99.000,-. Alternatif baru internet cepat dengan harga terjangkau inilah yang diunggulkan modem berbasis jaringan CDMA EVDO Rev A ini.

Esia Max-D yang tidak pilih kasih. Apapun paket internet yang dipilih, dimulai dengan tarif paket seharga Rp 10 ribu, semua pelanggan dapat menikmati layanan data akses internet cepat, dengan kecepatan sama hingga 3.1 Mbps dan kuota maksimal.

Bertambah lagi satu kompetitor yang akan meramaikan pasar di Indonesia. Hal positif dari hadirnya Esia Max-D ini adalah para operator dan produsen modem akan semakin berlomba-lomba memberikan layanan terbaiknya kepada konsumen.

Ini kabar baik bagi kita sebagai konsumen sebab dengan adanya kompetisi yang ketat, tarif internet akan semakin murah secara berkala dan kecepatan internet akan naik secara berkala pula. Seperti terjadi pada layanan telepon dan SMS. Dengan persaingan yang ketat mereka para operator berlomba-lomba memberikan layanan terbaik dan tarif termurah. Akibatnya adalah tarif SMS dan telepon lambat laun semakin turun.

Mungkin itulah mengapa selama ini perkembangan internet di Indonesia terhambat dan jalan di tempat karena kompetisi layanan internet di Indonesia tidak seketat persaingan layanan telepon dan SMS.

Selain itu, konsumen juga memiliki pilihan yang lebih variatif sehingga pasar tidak hanya dikuasai satu operator saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar