Kamis, 29 September 2011

PEMROGRAMAN MENGGUNAKAN BAHASA C++


Bahasa pemrograman dikenalkan pada tahun 1967 oleh 
Martin Richards, yaitu BCPL yang merupakan akar bahasa C sekarang ini.
Kemudian berdasar pada bahasa BCPL ini  Ken Thompson  yang bekerja di Bell 
Telephone Laboratories (Bell Labs) mengembangkan bahasa B pada tahun 1970. Saat 
itu bahasa B telah berhasil diimplementasikan di komputer DEC PDP-7 dengan 
operating system (OS) UNIX. Pada tahun 1972, peneliti lain di Bell Labs bernama 
Dennis Ritchie  menyempurnakannya menjadi bahasa C. Pada tahun 1978,  Dennis 
Ritchie  bersama dengan  Brian Kernighan mempublikasikan buku yang kemudian 
menjadi legenda dalam sejarah perkembangan bahasa C, yang berjudul  The C 
Programming Language. Buku ini diterbitkan oleh Prentice Hall, dan pada saat ini 
telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia. Boleh dikatakan bahwa buku 
ini adalah buku yang paling banyak direfer orang dan dijadikan buku panduan 
tentang pemrograman bahasa C sampai saat ini. Teknik dan gaya penulisan bahasa 
C yang merefer kepada buku ini kemudian terkenal dengan sebutan K&R C atau 
Classic C  atau Common  C. Seiring dengan berkembang pesatnya bahasa C, banyak 
vendor mengembangkan kompiler C menurut versi masing-masing. Hal ini 
menggerakkan ANSI  (American National Standards Institute) pada tahun 1983 untuk 
membuat suatu komite yang kemudian diberi nama  X3J11, yang betujuan untuk 
membuat definisi standar bahasa C yang lebih modern dan komprehensif, dengan 
memperbaiki syntax dan grammar bahasa C. Usaha ini berhasil diselesaikan 5 tahun 
kemudian, yaitu ditandai dengan lahirnya standard ANSI untuk bahasa C yang 
kemudian terkenal dengan sebutan ANSI C pada tahun 1988. 



Sampai saat ini, bahasa C telah berhasil digunakan untuk mengembangkan berbagai 
jenis permasalahan pemrograman, dari level operating system (unix, linux, ms dos,dsb), aplikasi perkantoran (text editor, word processor, spreadsheet, dsb), bahkan 
sampai pengembangan sistem pakar  (expert system). Kompiler C juga telah tersedia 
di semua jenis platform komputer, mulai dari Macintosh, UNIX, PC, Micro PC, 
sampai super komputer. C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah 
(middle level programming language). Arti tingkat (level) disini adalah kemampuan 
mengakses fungsi-fungsi dan perintah-perintah dasar bahasa mesin/hardware 
(machine basic instruction set). Semakin tinggi tingkat bahasa pemrograman 
(misalnya: java), semakin mudahlah bahasa pemrograman dipahami manusia, 
namun membawa pengaruh semakin berkurang kemampuan untuk mengakses 
langsung instruksi dasar bahasa mesin. Demikian juga sebaliknya dengan bahasa 
pemrograman tingkat rendah (misalnya: assembler), yang semakin sulit dipahami 
manusia dan hanya berisi perintah untuk mengakses bahasa mesin. Dalam 
perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat 
tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat 
rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dsb.  
Beberapa alasan mengapa memakai bahasa C adalah terangkum dibawah. 
1. C adalah bahasa pemrograman yang paling populer saat ini 
Dengan banyaknya programmer bahasa C, membawa pengaruh semakin 
mudahnya kita menemukan pemecahan masalah yang kita dapatkan ketika 
menulis program dalam bahasa C. Pengaruh positif lain adalah semakin 
banyaknya kompiler yang dikembangkan untuk berbagai platform 
(berpengaruh ke portabilitas). 
2. C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi 
Program C yang kita tulis untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan 
jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini 
bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C. 
3. C adalah bahasa pemrograman dengan kata kunci (keyword) sedikit 
Kata kunci disini adalah merupakan fungsi ataupun kata dasar yang 
disediakan oleh kompiler suatu bahasa pemrograman. Hal ini membawa 
pengaruh semakin mudahnya kita menulis program dengan C. Pengaruh 
lain dari sedikitnya kata kunci ini adalah proses eksekusi program C yang 
sangat cepat. C hanya menyediakan 32 kata kunci.

4. C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel 
Dengan menguasai bahasa C, kita bisa menulis dan mengembangkan 
berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor, graphic 
processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa 
pemrograman. 
5. C adalah bahasa pemrograman yang bersifat moduler 
Program C ditulis dalam routine yang biasa dipanggil dengan fungsi. Fungsifungsi yang telah kita buat, bisa kita gunakan kembali (reuse) dalam program 
ataupun aplikasi lain. 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar